Corps Dai Dompet Dhuafa Ajak Warga Binaan Lapas Belajar Manasik Haji

gomuslim.co.id – Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) Bersama  Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kls.II A  Peledang Bogor mengadakan Pelatihan Manasik Haji. Kegiatan ini diikuti oleh 100 warga binaan (WB), dengan khidmat para peserta menyimak  pemaparan  materi yang disampaikan oleh Ust. Taufiqurahman (Pembimbing KBIH Nurul Yaqin)  yang diselenggarakan pada Selasa (19/03) di Graha Saharjo, Jakarta.

“Dompet Dhuafa peduli dengan para warga binaan untuk menggapai mimpi untuk ke Tanah Suci. Kami berinisiatif mengadakan pelatihan manasik haji kepada para lapas agar mereka termotivasi dan harapan untuk berangkat ke tanah suci sehingga mampu memperbaiki diri untuk hidup bersama masyarakat”.ucap dr.Iman Rullyawan MARS selaku Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi.

Kegiatan ini  merupakan salah satu bentuk aktivitas pembinaan  yang dilakukan oleh  Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) melalui program Bina Santri Lapas (BSL) bekerjasama dengan Lapas Kls.II A Paledang Bogor.para peserta diajak langsung  untuk  mempraktekan beberapa  tata cara seperti  pemakaian kain ihrom, melafadz do'a-do'a serta mempraktekkan tata cara ibadah haji  seperti Wukuf di  Arafah, Thawaf, Sa'i dari Shofa ke Marwah, dan lainnya di lapangan voli , praktek ini dibimbing langsung oleh  Ustadz H. Apan Abdul Ghoni  yang merupakan Da'i Corps Dai  Dompet Dhuafa.

 

Baca juga:

75 Aktivis Mahasiswa dari Seluruh Indonesia IkutFuture Leader Camp 2019 Garapan Dompet Dhuafa


Selama ini  para warga binaan hanya mengkaji kitab-kitab  islam atau  mendengar ceramah dari para ustad yang memiliki kepedulian kepada warga. Dalam kegiatan ini sangat  berkesan serta  menjadi pengalaman baru bagi para warga binaan. Kegiatan ini menjadi motivasi tinggi untuk keinginan tinggi oleh warga binaan untuk berangkat haji atau umrah   setelah  menyelesaikan masa hukuman.

Program Bina Santri Lapas (BSL) adalah bimbingan keagamaan bagi warga binaan di Lapas sebagi bentuk penyelamatan aqidah dan memotivasi hidup yang lebih baik, agar kelak pada saat keluar dari Lapas warga binaan dapat hidup lebih baik dan dapat diterima di masyarakat serta membawa perubahan yang berarti dalam hidupnya. (hmz/release)

 

 

Baca juga:

Dompet Dhuafa Cegah Wabah Ispa dan Infeksi Kulit pada Korban Banjir Pulau Jawa


Back to Top