Dukung Perbaikan SDM Indonesia, Pemerintah Jerman Siap Kerjasama Tingkatkan Mutu Pendidikan

gomuslim.co.id – Pemerintah Jerman menyatakan kesiapannya untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan keterampilan (vokasi) pada madrasah. Hal ini disampaikan oleh Perwakilan Kedutaan Besar Jerman Stefann Schnep, saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Agama dengan Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

Menurut Stefann,  pemerintah Jerman siap membantu Indonesia untuk melakukan perbaikan sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan.

“Ini sesuai perbincangan Presiden Joko Widodo dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, tiga tahun lalu,” kata Stefann.

Saat itu Presiden Jokowi meminta Pemerintah Jerman untuk dapat membantu pendidikan vokasi di Indonesia, khususnya yang terkait dengan pengembangan industri. Stefann pun menyambut baik penandatanganan nota kesepahahaman antara Kemenag dengan Kemenko Perekonomian yang menjadi  langkah awal perbaikan mutu pendidikan vokasi yang ada pada Madrasah Aliyah.

 

Baca juga:

Perkuat Mutu Pendidikan Vokasi di Madrasah, Kemenag-Kemenko Perekonomian Jalin Sinergi

 

Senada dengan Stefann, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin menyatakan bahwa penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bentuk kontribusi Kemenag  untuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia.

“MOU ini merupakan tindak lanjut atas Instruksi Presiden nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK yang tentunya juga madrasah yang bisa berkontribusi dengan meningkatkan sumberdaya manusia indonesia, khusunya dalam bidang vokasi,” kata Kamaruddin.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil Kemenko Perekonomian Rudy Salahudin dalam sambutannya menjelaskan bahwa Nota Kesepahaman merupakan upaya Pemerintah Indonesia dalam mempercepat peningkatan kualitas SDM melalui institusi Pendidikan Islam.

“Kita berupaya agar pengembangan vokasi juga menyentuh Institusi Pendidikan Agama yang jumlahnya banyak dan juga turut menyumbang tenaga kerja dalam jumlah besar setiap tahunnya,” ucap Rudy Salahuddin. (nov/kemenag)


Back to Top