Ombak Besar Temani BWA Salurkan Al-Quran untuk Suku Togutil

gomuslim.co.id - Dalam menyalurkan Al-Quran untuk Suku Togutil, Kamis 28/3/19 perjalanan Badan Wakaf Al-Quran dimulai dari Ternate-Sofifi -Tobelo-Wasileo dengan waktu tempuh selama 28 jam. Penyaluran Al-Quran ini adalah rangkaian dari project BWA dalam menyalurkan Al-Quran ke pelosok Negeri.

Sama seperti perjalanan pada umumnya, perjalanan sesuai dengan rencana. Hanya saja ada rute yang berat yakni jalur laut antara Tobelo ke Buli. Cerita beratnya perjalanan ini diceritakan oleh Weli Kurniawan, Web Development BWA yang sedang bertugas di Lapangan.

“Namun episode paling berat kali ini kami rasakan dari Tobelo menuju Wasileo, karena harus menggunakan jalur laut antara Tobelo ke buli yang nantinya akan melewati tujuan kita ke patlean” ujarnya.

 

Baca juga:

Program Badan Wakaf Al Quran 

 

Salah satu faktor yang juga ikut andil dalam mempengaruhi perjalan yakni harga kopra turun. Turunnya harga kopra berdampak pada jumlah penumpang kapal menuju Buli yang menurun. Hal tersebut menyebabkan kapal harus berhenti di beberapa titik dermaga untuk mencari tamhahan penumpang.

Di tengah perjalanan inilah tim BWA berhadapan dengan ombak besar. “Di tengah perjalanan ternyata ombak besar,  sehingga hampir semua tim mabuk laut, untung saja tidak ada yang memuntahkan isi perut yang kami rasakan selama di kapal terdengar suara kayu krek krek krek seresa kayu-kayu di kapal mau lepas,” tutur Weli.

Tim BWA sampai di Wasielo pada pukul 14:00 WIT, angin yang menerpa selama perjalanan membuat tim BWA sedikit syok. "Pusing dan angin yang menerpa membuat kami syok, untung saja rumah yang kami datangi di rumah pak Kepala Desa Wasileo Aman Ahsan tidak jauh dari bibir pantai, sehingga segera bersih-bersih dan istirahat," tutup Weli dalam reportase tim BWA kepada gomuslim. (wan)

 

 

Baca juga:

Wakaf Penerangan Untuk Suku Togutil 


Back to Top