Layanan Akomodasi Haji di Saudi Hampir Final

gomuslim.co.id - Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Direktorat Haji dan Umroh Kementerian Agama, Sri Ilham Lubis, mengatakan untuk penyediaan hotel di Makkah sudah hampir selesai pengerjaannya.

"Sekaranng tinggal proses tandatangan kontraknya," ujar Sri, Kamis (11/04/2019). 

Sri mengatakan, selain hampir selesai proses pengadaan layanan akomodasi jemaah haji Indonesia di Makah. Proses pengadaan di Madinah juga hampir selesai.  Untuk di Madinah sudah 75 persen.

Sementara itu, pembantu Staf Teknis Urusan Haji (STUH) I, Amin Handoyo, mengatakan proses ini sudah memasuki tahap kontrak di Makkah. Menurut Amin, dalam kontrak kerjasama ini, penyedia layanan termasuk akomodasi, juga harus menandatangani pakta integritas. 

“Poin pentingnya, mereka tidak akan memberikan imbal apapun kepada Tim penyedia layanan dan staf teknis urusan haji. Pakta integritas ini sebagai bagian dari ikhtiar untuk mewujudkan pemerintahan yang clean dan clear,” tandasnya.

 

Baca juga:

Sambut Musim Haji 2019, Kota Riyadh Arab Saudi Percantik Diri

 

Saat ini, lanjut Amin, total kebutuhan akomodasi di Makah mencapai 207.577 pax. Jumlah ini terdiri dari kebutuhan untuk 204.000 jemaah, 2.555 petugas kloter, dan 1.022 untuk selisih penempatan laki dan perempuan.

"Untuk pengadaan layanan akomodasi Makkah, sampai saat ini sudah 98 persen. Ada 158 hotel yang akan disewa," katanya.

Sedangkan, untuk Madinah, proses pengadaan sudah 75 persen. Layanan akomodasi ini menggunakan sistem sewa full musim dan setengah musim.

“Sebanyak 50 hotel di Madinah kita sewa full musim dan tujuh hotel disewa setengah musim,” kata dia.

Jumlah ini lebih banyak dari 2018. Saat itu, hotel yang disewa full musim hanya 53 persen. Sebanyak 47 persen lainnya disewa secara blocking time.

“Tahun ini, hanya 25 persen yang masih menggunakan sistem sewa blocking time,” pungkas Amin. (nat/dbs/foto:mnctrijaya)

 

Baca juga:

Sambut Ramadhan, Masjidil Haram Siapkan Layanan Terbaik

 


Back to Top