Anies Baswedan: Sekolah Dasar Wajib Miliki Program Tahfidz Qur’an

gomuslim.co.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri Haflatul Qur’an di Sekolah Dasar di Jakarta. Pada agenda tersebut, Anies mengatakan pentingnya untuk memiliki program tahfidz yang dilengkapi dengan kompetensi Abad 21, yaitu akhlak, penguasan literasi dasar, kompetensi masa depan, yakni 4K: Kritis, Kreatif, Komunikatif dan Kolaboratif.

Anies menyebut, prosesi kelulusan program tahfidz di sebuah sekolah dasar merupakan sebuah prosesi yang unik dan mengesankan. Menurutnya, di abad 21 ini, lembaga pendidikan yang berbasis Al-Quran diperlukan memiliki program tahfidz yang dilengkapi dengan kompetensi.  Yaitu akhlak, penguasan literasi dasar, kompetensi masa depan.

“Dengan bekal-bekal itu, insyaAllah anak-anak belia yang hafidz ini kelak bisa ‘menang’ di zamannya, bisa melampaui mimpinya dan membawa manfaat bagi sesama serta bisa jadi teladan,” ujar Anies di Jakarta pada Sabtu (13/4/2019).

 

Baca juga:

Jual Saham Bir, Anies Ingin Pemasukan Anggaran DKI Penuh Keberkahan


“Saya melihat mahkota itu dipasangkan di kepala ibunya. Anak perempuannya kelas 6 SD. Satu lagi, anak laki-laki. Anak itu juga memasangkan mahkota yang dia terima di kepala ayahnya. Anak-anak ini terima piagam, piala dan mahkota, mereka lulusan terbaik program tahfidz Al-Quran,” tambahnya dalam tulisan Anies dalam akun instagram-nya.

Anies mengungkapkan, anak yang membuat orang tua bermahkota. Sebuah ilustrasi penuh makna. Anak-anak inilah yang telah mengangkat derajat ibu-ayahnya. Sebuah pesan mulia. Lewat, amalan dan doa dari anak-anak, aliran pahala tanpa henti itu akan bisa dikirimkan selamanya pada orangtuanya.

“Ibunya terharu, ayahnya terharu dan guru-gurunya tersenyum bahagia dalam suasana haru. Pagi itu semua kelelahan, kerja keras dan keringat seakan terbayar lunas dengan rasa bahagia. Anak-anak inipun memancarkan wajah jernih, matanya bening dan senyumnya tulus,” ujar Anies.

Menurut Anies, prosesi kelulusan ini memang unik. Di atas panggung, seorang ibu bermahkota, seorang ayah bermahkota, mereka semua menggandeng anaknya.

“Sebuah hikmah akhir pekan. Tumbuhkan anak kita dengan pondasi iman dan akhlak mulia, bekali dengan ilmu serta keterampilan, lalu izinkan ia terbang tinggi melampuai semua cita-citanya,” ungkap Anies.

Anies menambahkan, kelak semua anak akan kembali ke orangtuanya, mencium tangannya, membawa pulang mahkota penanda kebahagian, kebanggaan dan InsyaAllah jadi anak-anak pengalir pahala tanpa henti bagi orangtuanya. (hmz/garuda/dbs)

 

 

Baca juga:

Jakarta Utara Siapkan 12 Masjid untuk Safari Ramadhan Tahun Ini


Back to Top