Kota Taipei Siap Tambah Jumlah Rumah Sakit Ramah Muslim

gomuslim.co.id – Pemerintah Kota Taipei bekerja sama dengan Rumah Sakit Advent Taiwan dalam meningkatkan jumlah rumah sakit ramah-Muslim. Departemen Kesehatan Taipei menyebut langkah itu sebagai bagian dari upaya menjadikan ibu kota negara menjadi kota yang lebih ramah-Muslim.

Kepala Departemen Kesehatan, Chi Yu-chiu mengatakan Rumah Sakit Advent Taiwan adalah salah satu dari 17 rumah sakit dan klinik di Taipei yang berpartisipasi dalam rencana aksi Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan untuk internasionalisasi layanan medis. RS ini juga merupakan yang pertama disertifikasi halal dan ramah Muslim secara resmi di Taipei.

“Taiwan Adventist Hospital juga bekerja membantu institusi medis lain melakukan hal yang sama,” ujarnya seperti dilansir dari publikasi Taiwan Times, Selasa (16/04/2019).

Dalam laporan Global Muslim Travel Index (GMTI) yang dirilis MasterCard dan CrescentRating tahun lalu, Taiwan menempati urutan kelima daftar tujuan wisata ramah Muslim untuk Negara non-anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI). GMTI sendiri merupakan konsultan yang berbasis di Singapura dan mengkhususkan pada pelancong Muslim.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Departemen Informasi dan Pariwisata Taipei menemukan bahwa lebih dari 90 persen pengunjung asing ke Taiwan dalam empat tahun terakhir mengunjungi Taipei. Jumlah pengunjung tersebut meningkat setiap tahun.

“Antara 2104 dan tahun lalu, sekitar 8.000 orang dari Malaysia, Indonesia, Bangladesh, dan negara-negara Timur Tengah mencari perawatan medis di Taipei. Mayoritas dari mereka adalah Muslim,” kata Chi.

Komisaris Kesehatan Taipei, Huang Shier-chieg menyebutkan, data dari Pusat Pengembangan Perdagangan Eksternal Taiwan Taiwan menunjukkan bahwa ada sekitar 300.000 Muslim yang tinggal di Taiwan. Menurutnya, Layanan medis harus diberikan kepada semua orang, terlepas dari kebangsaan, latar belakang etnis atau agama.

 

Baca juga:

Ini Rumah Sakit Pertama Penerima Sertifikat Halal LPPOM MUI di Taiwan

 

“Sehingga departemen kesehatan telah bekerja dengan sektor swasta untuk menciptakan lingkungan medis yang lebih ramah-Muslim di kota,” ungkapnya.

Sementara itu, Presiden Rumah Sakit Taiwan, Huang Hui-ting mengatakan pada November tahun lalu telah menerima sertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal tersebut menunjukkan bahwa makanan, obat-obatan dan produk kosmetik yang disediakan oleh rumah sakit adalah halal.

“RS mendapat nilai bagus dalam menerapkan standar Sistem Jaminan Halal. Pusat pemeriksaan kesehatan memiliki ruang sholat Muslim yang dilengkapi dengan sajadah, salinan Alquran dan fasilitas mencuci. Selain itu, lebih dari 200 hidangan dan camilan bersertifikasi halal juga tersedia,” paparnya.

Ia menambahkan, proses untuk mendapatkan sertifikasi halal cukup rumit, sehingga rumah sakit mengirim personel untuk pelatihan di luar dan membentuk tim jaminan halal khusus. “Kami bersedia membantu rumah sakit lain menciptakan lingkungan yang ramah Muslim dan menunjukkan kepada mereka bagaimana mengajukan permohonan sertifikasi halal,” ucapnya.

Pada acara Idul Fitri di Masjid Agung Taipei pada bulan Juli 2016, Walikota Taipei Ko Wen-je berjanji menjadikan Taipei sebuah kota yang “ramah Muslim”. Sebagai bagian dari upaya itu, pemerintah kota telah mengadakan acara untuk menandai hari libur utama Islam, mempromosikan restoran bersertifikat halal dan memperkenalkan fasilitas cuci untuk Muslim di stasiun sistem angkutan cepat massal kota. (njs/taipeitimes)

 

Baca juga:

Sambut Turis Muslim, Taiwan Hadirkan Banyak Destinasi Wisata Halal 

 


Back to Top