Puluhan Group Nasyid Madrasah Aliyah se-Indonesia Ikuti Syiar Anak Negeri

gomuslim.co.id Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama kembali gelar program Syiar Anak Negeri. Gelaran tersebut diikuti oleh 60 group dari berbagai kota di Indonesia.

“Ke-60 group terpelih ini berhak mengikuti audisi di 6 kota, yakni: Medan, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Banjarmasin,” ujar Direktur KSKK Madrasah A Umar di Jakarta.

 

Baca juga:

Aleehya, Pelopor Musik Shalawat Bergaya Rap Hip Hop dengan Musik EDM

 

Lebih lanjut, Umar mengatakan, audisi akan dilakukan di 6 kampus Universitas Islam Negeri (UIN). Empat kampus akan mulai pada 20 April 2019, yaitu: UIN Antasari Banjarmasin, UIN Walisongo Semarang, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan UIN Alauddin Makassar. Audisi di UIN Sunan Ampel Surabaya akan mulai 23 April 2019, sedang di UIN Sumatera Utara Medan mulai 25 April mendatang.

Sementara panitia seleksi Wawan Irawan mengatakan, seleksi peserta Syiar Anak Negeri ini berlangsung sejak 16 April 2019 melalui video yang telah dikirimkan. Tahun ini, minat peserta yang mendaftar meningkat sangat pesat. Total ada 248 grup yang mendaftar dan mengirimkan video ke panitia.

“Program Syiar Anak Negeri kali ini mendapat perhatian sangat tinggi dari masyarakat, sebanyak 248 group telah mendaftar, dibandingkan tahun lalu hanya 125 group yang mendaftar,” ujar wawan.

Menurut Wawan, tim juri Syiar Anak Negeri terdiri dari enam orang, yaitu:  Faris dan Agus Alamsyah dari ANN (Assosiasi Nasyid Nasional), Ahmad Zubaidi  dan Agus Abdul Ghofur  dari MUI, serta Prihadi Adi  dan Wawan Irawan dari Metro TV. Ada tiga kriteria penilaian, yaitu: konten (40%), performance (30%), dan kreativitas (30%). (nov/kemenag/foto ilustrasi: alfa)

 

 

Baca juga:

Berdakwah Lewat Lirik Lagu, ANN Jabar Kenalkan Nasyid Sebagai Musik Positif untuk Muda-Mudi Muslim


Back to Top