Universitas Al Quds Kembangkan Asuransi Syariah di Tingkat Lokal

gomuslim.co.id - Universitas Al-Quds di kota Abu Dis, bagian timur Yerusalem, mempromosikan asuransi syariah yang berkembang di tingkat lokal dan internasional. Promosi diselenggarakan oleh Fakultas Dakwah bekerja sama dengan Perusahaan Asuransi Tamkeen, dalam konferensi bertema “Asuransi Koperasi: Realitas dan Cakrawala.”

Dilansir Dunya al-Wathan pada, Selasa, (23/4/2019), Konferensi dihadiri Dr. Hassan Al-Dwaik, Wakil Presiden Universitas Al-Quds, Dekan Fakultas Dakwah Dr Mustafa Abu Sway, Ketua Komite Konferensi Hossam Al-Din Affana, Perusahaan Asuransi Tamkeen Mohammad Al-Rimawi, dan undangan lain.

Hassan Al-Dwaik menekankan bahwa konferensi ini sangat penting, mengingat vitalitas subjek yang merupakan asuransi Islam, dan harapan rekomendasi dari konferensi. Katanya, asuransi Islam menarik perhatian yang semakin besar karena memenuhi kebutuhan berbagai warga.

 

Baca juga:

Ketua AASI: Wakaf Asuransi Syariah Punya Potensi Besar untuk Berkembang


Ia menjelaskan, universitas tertarik untuk menyelenggarakan konferensi ilmiah, untuk mengangkat perdebatan di masyarakat sekitar, yang mencerminkan sikap positif pada berbagai sektor di Palestina.

Hassan mengaku fokus pada keuntungan asuransi syariah, menunjuk pada pentingnya pilihan yang tersedia untuk penerima manfaat.

Sponsor Tamkeen-pun menyediakan layanannya sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Syariah Islam dan mencerminkan komitmennya kepada masyarakat dan tanggung jawabnya untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang asuransi.

Sementara itu, Al-Rimawi memuji kerja sama antara Perusahaan Asuransi Tamkeen dengan Universitas Al-Quds, menunjukkan bahwa universitas mewakili lembaga akademik yang memainkan peran penting dalam kelulusan kader yang berkontribusi secara efektif untuk membangun negara dan lembaga-lembaganya.

“Asuransi atau koperasi Islami, hari ini adalah kenyataan yang mendesak dengan kuat di dunia keuangan dan bisnis, terutama di bidang industri asuransi, dari sini tidak aneh untuk menerima jumlah pemilih yang besar di Palestina,” pungkasnya. (hmz/Dunya al-Wathan)


Baca juga:

Potensi Asuransi Perjalanan Umroh Meningkat


Back to Top