Peraturan Perdana Tahun Ini, Sekolah Detroit AS Akan Libur selama Perayaan Idul Fitri

gomuslim.co.id – Sekolah di Distrik Detroit, Michigan, Amerika Serikat akhirnya memberikan libur selama perayaan Idul Fitri tahun ini. Pengakuan terhadap hari besar umat Muslim dalam kalender sekolah ini merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah.

Presiden Asosiasi Pelajar Muslim, Mohammad Muntakim, mengatakan bahwa sebelumnya para siswa muslim selalu diwajibkan bolos sekolah ketika perayaan hari besar keagamaan karena tidak libur. Padahal, distrik ini memiliki populasi siswa Muslim yang banyak.

"Hal itu tentu membuat kami tertinggal di kelas dan kami terpaksa mengejar ketinggalan karena tidak melakukan apa-apa selain mengamati liburan keagamaan kami," ujar mahasiswa tahun kedua di Sekolah Tinggi Teknik Cass ini seperti dilansir dari publikasi Detroit Free Press, Selasa (23/04/2019).

Beberapa sekolah yang meliburkan siswanya selama Idul Fitri diantaranya seperti Sekolah Umum Dearborn, Distrik Sekolah Crestwood, dan Sekolah Umum Hamtramck. Menurut Muntakim, distrik setempat juga sudah mengakui hari libur keagamaan lainnya.

Seperti diketahui, Kalender Hijriah Islam adalah kalender lunar. Dengan demikian, perayaan Idul Fitri selalu berubah setiap musimnya. Dalam kalender tahun ajaran berikutnya, Idul Fitri akan bertepatan dengan 25 Mei 2020 yang sudah menjadi hari libur untuk Hari Peringatan. Selanjutnya 26 Mei 2020 ada hari pengembangan profesional yang diusulkan untuk para guru.

Dari perayaan keagamaan Muslim, hanya `Idul Fitri yang jatuh pada hari sekolah selama tahun akademik 2019-20. Perayaan hari besar `Idul Adha, masih belum diakui oleh sekolah.

 

Baca juga:

Ratusan Warga Muslim Hadiri Michigan Muslim Capitol Day ke-9

 

Manajer Advokasi dan Keterlibatan Masyarakat untuk Layanan Ekonomi dan Sosial Pusat Komunitas Arab di Dearborn, Rima Meroueh, mengatakan keputusan dewan mengakui keragaman komunitas di sekolah merupakan cara yang baik.

“Tapi keputusan itu juga penting di dua bidang lainnya. Siswa Muslim sudah cenderung mengambil cuti beberapa hari di sekolah untuk mengenali hari besar. Ini mengurangi kemungkinan bahwa anak-anak dan orang tua mereka harus memilih antara keyakinan yang mereka pegang teguh dan pendidikan mereka,” kata Meroueh.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keputusan ini juga menjadi penting mengingat siswa Muslim semakin mendengar sentimen anti-Muslim. “Ini mengirimkan pesan penting kepada anak-anak Muslim-Amerika kami bahwa mereka berada di sini, bahwa mereka penting," katanya.

Detroit adalah kota terbesar dan terpadat di negara bagian Michigan, Amerika. Pada 2017, populasi penduduk di kota ini mencapai 673.104 jiwa dan menjadikannya sebagai kota terpadat ke-23 di AS. Populasi Muslim di Detroit mencapai 3 persen dari total populasi. (jms/Detroit Free Press/aboutislam)

 

 

Baca juga:

Ini Hijaber Pertama Pemain Golf di Amerika Serikat


Back to Top