#Ramadhan2019

Sambut Ramadhan, Dompet Dhuafa Kampanye Program 'Jangan Takut Berzakat'

gomuslim.co.id – Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk terus membantu mengentaskan kemiskinan di Tanah Air. Salah satunya dengan meningkatkan kesadaran dalam berzakat, infak dan sedekah (ZIS), terutama di bulan suci Ramadhan 1440 H/2019 M.

Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi, drg. Imam Rulyawan MARS, mengatakan pada Ramadhan kali ini, pihaknya menyediakan beragam program khusus. Beberapa diantaranya seperti Sekolah Palestina, Tebar Zakat Fitrah, Grebek Kampung, Parcel Ramadhan, Posko Mudik, Home Stay, Sahabat Berbagi Harapan.

“Kesadaran masyarakat dalam melakukan transaksi Ziswaf masih kurang. Hal tersebut dapat kita lihat dari index kemiskinan yang masih besar dan belum tersentuh. Maka, Dompet Dhuafa dalam mengisi Ramadhan 1440 H, mencoba untuk terus dan lebih mendekat dengan masyarakat melalui ramuan program-program pemberdayaan,” ujarnya, Rabu (24/04/2019).

Lebih lanjut, Imam mengatakan Dompet Dhuafa juga melakukan inovasi untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan kebaikan di era digital. Inovasi tersebut mulai dari mengoptimasi sosial media, website, merancang kanal donasi online, bermitra dengan e-commerce, dan layanan jemput zakat hingga auto debet.

“Semua itu menjadi jalur Dompet Dhuafa dalam memberikan kemudahan menunaikan kebaikan masyarakat Indonesia,” katanya.

Di sisi lain, Dompet Dhuafa menyadari perkembangan zaman saat ini, menempatkan millennial sebagai pemeran utama. Keterlibatan generasi millennial baik secara langsung atau tidak langsung akan menguatkan, meningkatkan, dan menumbuhkan penghimpunan dari potensi zakat Indonesia.

“Melihat keinginan millennial yang cenderung instan inginnya serba cepat, Dompet Dhuafa bekerja sama dengan berbagai Perusahaan e-commerce maupun kanal donasi online di Indonesia. Dompet Dhuafa juga membuka konter zakat yang tersedia di 80 pusat perbelanjaan di Jabodetabek,” jelasnya.

 

Baca juga:

Dompet Dhuafa Gelar Tarhib Sambut Ramadhan di CFD Jakarta

 

Ia menambahkan, semangat jangan takut berbagi terus mengalir dari masyarakat. Seperti halnya Euis Mayasari (50), yang merupakan instruktur bagi para peserta didik kelas fashion dan desain di Institut Kemandirian Dompet Dhuafa.

Setelah lebih dari 20 tahun berkecimpung di perusahaan garmen, ia merasa cukup untuk bekerja dan terpanggil membagikan ilmu-ilmu yang dipunya. “Alhamdulillah sejak bergabung pada 2013 lalu, saya mendapat amanah dari Institut Kemandirian Dompet Dhuafa sebagai instruktur fashion dan desain. Di situ saya punya kesempatan untuk berbagi ilmu kepada siapa saja yang ingin belajar fashion maupun desainnya,” ungkapnya.  

Euis yang sudah 20 tahun menggeluti dunia kerja di bidang fashion dan desain ini mengaku sudah merasa mentok untuk apa yang dicari saat bekerja. Dia merasa terpanggil untuk membagi ilmu dari apa yang ia dapat sebelumnya.

“Di Ramadhan tahun ini, kita mengajak masyarakat untuk terus tebar keberkahan dan jangan takut berzakat. Kita mulai dari diri kita untuk menjadi orang taat membayar zakat, karena zakat membawa manfaat untuk sesama,” ajaknya

Untuk diketahui, dari 1993 hingga 2018, jumlah penerima manfaat Dompet Dhuafa tercatat 19.13 Juta jiwa dari berbagai layanan. Total penghimpunan di 2018 mencapai Rp 312.50 Miliar atau setara dengan 0,11 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di sektor pengentasan kemiskinan.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa persentase kemiskinan Indonesia pada 2018 sebesar 91.72 persen atau sekitar 23.80 juta jiwa belum tersentuh dan harus dibantu. Sedangkan hingga saat ini, potensi zakat nasional berdasar pada data dari Kemenag adalah sebesar Rp. 217 Triliun. (jms/dd)

 

 

Baca juga:

Sambut Hari Bumi Sedunia, Dompet Dhuafa Dorong Generasi Milenial Peduli Lingkungan


Back to Top