Muhammadiyah Gelar Seleksi Masuk Perguruan Tinggi

gomuslim.co.id – Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP) melalui majelis Pendidikan Tinggi Penilitian dan Pengembangan (Diklitbang) mencetus program Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (SBMPTMu) di tahun 2019.

Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Gunawan Budiyanto, mengatakan SBMPTMu ini merupakan yang kedua kalinya digelar. Tentunya SBMPTMu ini digelar guna memudahkan calon  mahasiswa untuk memilih prodi yagn diinginkan.

"Mudah-mudah program ini akan terus berlangsung setiap tahunnya dan semakin dikenal di kalangan masyarakat," kata Gunawan pada Selasa (23/4/2019).

Dalam seleksi SBMPTMu diselenggarakan mulai 29 April hingga 17 Juli 2019. Dalam program tersebut, Muhammadiyah mengikuti 67 Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia dan 881 program studi disediakan untuk para peserta seleksi.

 

Baca juga:

Kampanye Kedaulatan Pangan, Muhammadiyah Banjarnegara Resmikan MOCAF


Katanya, kali ini, terdapat dua kelompok seleksi pada SBMPTMu. Kelompok I untuk Prodi Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi. Sedangkan untuk prodi lain masuk dalam kelompok II.

Peserta pun dapat mengakses informasi dan pendaftaran SBMPTMu melalui laman onlinesbmptmu.id. Proses seleksi sendiri akan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT).

Untuk pendaftaran SBMPTMu untuk Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi yang masuk dalam kelompok I dibuka pada 29 April hingga 3 Juli 2019. Sementara, nonkedokteran dibuka 29 April hingga 17 Juli 2019.

Sementara itu, Ketua Mejelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Lincolin Arsyad berharap kualitas dan mutu PTMA terus meningkat. Dengan adanya SBMPTMu ini juga mengefisiensikan waktu peserta untuk mendaftar ke PTMA yang ada di seluruh Indonesia.

"Karena siswa tak hanya bisa belajar di kota kelahiran dan bisa menimba ilmu di kota lainnya untuk mengenal lebih jauh perbedaan," ujarnya. (hmz/muhammadiyah)

 

 

Baca juga:

Lazismu Lamongan Berikan Bantuan pada Pasien Penyakit Athresia Ani dengan Program One Click One Care


Back to Top