#Ramadhan2019

Sambut Ramadhan, Pengusaha Muslim Ini Luncurkan Aplikasi CollabDeen

gomuslim.co.id - Pengusaha Muslim Fateh Ali dan rekannya Mohamed Hussain meluncurkan aplikasi startup cerdas bernama ‘CollabDeen’ di bulan suci Ramadhan Aplikasi ini dimaksudkan untuk mendorong milenium Muslim di seluruh dunia untuk mengunjungi masjid setiap hari dan berkontribusi untuk komunitas mereka.

"Pemicu untuk mengembangkan CollabDeen datang ketika saya menyadari bahwa sebagian besar Muslim belum mengadopsi teknologi sepenuhnya untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan komunitas mereka. Saya ingin semua Muslim, merek dan bisnis mereka mendaftar dan diverifikasi di platformnya sehingga mereka dapat berinteraksi dan menyelesaikan masalah menggunakan AI, pembelajaran mesin dan teknologi lainnya,” jelas Ali seperti dilansir dari publiaksi My Salaam, Kamis, (25/04/2019).

CollabDeen bertujuan untuk menyediakan setiap perangkat Muslim kepada Muslim untuk mengakses acara komunitas lokal, streaming langsung, dan keterlibatan yang ditingkatkan melalui konten yang dipersonalisasi. Namun Ali berkata aplikasi ini hanya puncak gunung es sejauh menyangkut layanan dari platform ini.

Pengusaha Muslim, yang sekarang berusia tiga puluhan ini lahir di Bangalore dan menghabiskan sebagian besar karirnya antara Fidelity Investments di India dan JP Morgan di Singapura.

 

Baca juga:

UEA Buka 18 Masjid Baru Jelang Ramadhan

 

“Kami ingin memberikan teknologi terbaik dan terbaru untuk masjid dan komunitas Islam secara global, terlepas dari ukuran, geografi, dan bahasa; maksud sebenarnya di sini adalah untuk menyatukan umat Islam sementara saya membantu mereka menghemat waktu (produktivitas) dan uang (solusi hemat biaya) untuk komunitas mereka,” katanya.

Pengusaha Fateh Ali bertujuan untuk mengungkap startup teknologi Muslimnya di bulan Ramadhan. Katanya, CollabDeen bukan platform keagamaan. Ini adalah produk teknologi sosial yang cocok dengan gaya hidup umat Islam.

 

 “Tujuan kami adalah membuat platform ini terjangkau dan berkelanjutan bagi komunitas global. Saya berbicara dengan setidaknya 250 masjid dan pusat komunitas Muslim, dari Sydney ke Jakarta, ke Malaysia, untuk melihat bagaimana teknologi dapat digunakan untuk membantu umat,” pungkasnya.

Fitur terbaru CollabDeen meliputi Commun Komunitas Bisnis ’, yang berfokus pada penciptaan nilai untuk merek dan bisnis dengan memanfaatkan basis data yang besar dari aplikasi dan target pemirsa.

Menurut analisis Ali dan timnya, 5% dari pengeluaran ekonomi Islam global untuk pemasaran adalah di media sosial, yang algoritmanya kadang-kadang goyah dalam menentukan target audiens yang tepat untuk sebuah merek.

“Secara umum, setiap perusahaan menghabiskan 8% hingga 10% dari anggaran pemasaran mereka di media sosial dan platform iklan lainnya. Collabdeen khusus untuk umat Islam. Kami memiliki [pemahaman] yang kuat tentang bagaimana umat Islam berperilaku dan karenanya dapat menciptakan nilai yang lebih baik bagi usaha kecil yang mencoba membuat tanda di komunitas global,” papar Ali.

Aplikasi smartphone yang menarik bagi umat Islam telah menjadi hit baru-baru ini. Pada Januari 2019, aplikasi gaya hidup Muslim pertama, Salam Planet, mengglobal, menawarkan Muslim layanan obrolan serta penawaran waktu sholat, pencari kiblat, dan pelacak masjid.

Baru-baru ini, aplikasi hubungan Muslim Muzmatch mencapai ambang satu juta pengguna. Seiring dengan Muzmatch, aplikasi lain seperti Minder dan Salaam Swipe menawarkan layanan yang mirip dengan Muslim.

Sebelumnya, pada Juli 2016, sebuah aplikasi yang memungkinkan jutaan umat Islam untuk dengan mudah menavigasi Masjidil Haram di Mekah dirilis untuk memandu pengguna dari mana saja di dunia ke tempat-tempat di dalam tempat ibadah paling suci Muslim. (fau/salaamgateaway/dbs)

 

Baca juga:

Sambut Ramadhan, Dompet Dhuafa Kampanye Program 'Jangan Takut Berzakat'


Back to Top