#Ramadhan2019

Unik, Kedai di Depok Ini Sajikan Menu Buka Puasa dengan ‘Bayar Pakai Doa

gomuslim.co.id - Sepanjang Ramadhan, berbagai kedai, toko dan rumah makan seringkali menghadirkan promo-promo khusus untuk menarik konsumen jelang buka puasa dan sahur. Salah satunya kedai makan bernama Soto Kauman Express yang terletak di Jalan Muchtar Nomor 8A, Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat.

Kedai ini memberikan penawaran setiap pengunjung yang berbuka puasa di kedai ini cukup membayar dengan doa. Pengunjung akan diberikan 1 paket menu yang terdiri dari soto orisinal, siomay, buah kurma, dan es segar.

Kemudian, pengunjung akan diberikan 1 paket menu yang terdiri dari soto orisinal, siomay, buah kurma, dan es segar. Kemudian, pengunjung cukup menuliskan doa di link bit.ly/BayarPakaiDoa atau di secarik kertas yang disediakan oleh pelayan Soto Kauman Express.

 

Baca juga:

Ramadan 2019: Ini Durasi Puasa Terpanjang dan Terpendek di Dunia

 

Kartu doa inilah yang berfungsi sebagai alat transaksi pengganti uang. Ini adalah tahun keenam Soto Kauman Express menggelar program “Buka Puasa bayar Pake Doa”. Setiap tahun menu yang disediakan pun berbeda-beda.

Pemilik usaha  Soto Kauman Express, Ubaidillah mengatakan, program Buka Puasa Bayar Pake Doa adalah program unggulan yang menjadi ajang berbagi pada bulan Ramadhan.

“Selain menjadi ciri khas Soto Kauman Express, kami ingin mengejar dua keutamaan bulan Ramadhan, yakni pahala orang berpuasa dan doa orang yang berpuasa,” ujar Ubaidillah.

Karena, lanjut dia, ketika memberi makanan berbuka puasa, pahalanya sama seperti yang berpuasa dan salah satu doa yang makbul adalah ketika orang berbuka puasa.

Tak tanggung-tanggung, setiap harinya Ubaidillah menyediakan tak kurang dari 50 set makanan berbuka puasa. Pengunjung bisa datang mulai pukul 17.30 WIB atau lebih awal untuk mendapatkan tempat duduk.

Adapun, Program Buka Puasa Bayar Pake Doa ini berlaku saat waktu berbuka puasa, yakni pukul 18.00 sampai 18.30 WIB.

“Jumlah kursi kita di Soto Kauman Express ada 30-40 orang, tapi kalau yang datang lebih dari 50 orang enggak masalah,” pungkasnya. (nat/kompas/dbs/foto:kompas)


Back to Top