#Ramadhan2019

Kurangi Penggunaan Plastik, Masjid di Inggris Kampanye Go Green selama Ramadhan

gomuslim.co.id - Mulai dari bulan Ramadhan ini, masjid-masjid di seluruh Inggris melarang penggunaan plastik selama bulan suci untuk mempromosikan bulan puasa yang lebih ramah lingkungan.

"Diperkirakan masjid kami mendistribusikan rata-rata 800 hingga 1.000 botol setiap malam di bulan Ramadhan, yang menghasilkan limbah plastik dalam jumlah yang mengejutkan," kata juru bicara Masjid Green Lane di Birmingham yang memutuskan untuk mengumumkan larangan plastik untuk Ramadhan tahun ini.

Selama bulan Ramadhan, banyak masjid mendistribusikan botol air plastik ke jemaah mereka setiap hari pada malam shalat Tarawih. Dalam beberapa kasus, ini bisa berjumlah ratusan botol air, serta gelas plastik, piring, dan peralatan makan yang digunakan.

Diperkirakan bahwa Inggris menggunakan 13 miliar botol plastik per tahun, 7,7 miliar di antaranya adalah botol air. Akibatnya, banyak masjid di Inggris telah menerapkan kampanye buka puasa ramah lingkungan tahun ini, di mana umat Islam berbuka puasa, dengan mendistribusikan alat makan dan botol air yang dapat digunakan kembali.

Dengan pemikiran ini, Masjid Green Lane memutuskan untuk tidak mengeluarkan botol air plastik kepada jemaah mereka. Sebagai gantinya, pengurus masjid telah memutuskan untuk membeli botol yang dapat digunakan kembali yang akan dijual dengan biaya bersubsidi kepada jemaat dan juga memasang air mancur untuk bertindak sebagai stasiun pengisian bahan bakar.

 

Baca juga:

Inggris Siap Bangun Masjid Baru dengan Gaya Arsitektur Abad ke-19

 

Dewan Muslim Inggris, Muslim Council of Britain (MCB) mendorong lebih banyak masjid dan Muslim untuk bergabung dalam kampanye. Masjid York mengumumkan kebijakan plastik sekali pakai semalam, membagikan botol plastik yang dapat digunakan kembali.

Harun Khan, Sekretaris Jenderal MCB, seperti dilansir dari publikasi AboutIslam, Minggu, 12/05/2019) menyebutkan ingin lebih banyak masjid bergabung dengan kampanye Ramadhan bebas-plastik.

"Ketika umat Islam berpuasa di bulan Ramadhan untuk lebih dekat dengan Tuhan, penting untuk memperhatikan penciptaan dan kepeduliannya terhadap lingkungan. Karena itu, kami senang bahwa banyak masjid memimpin jalan dengan melarang plastik di masjid. MCB berharap banyak lagi yang akan terlibat dan memastikan jemaat mereka memilih pendekatan ramah lingkungan. Kita semua harus memainkan peran kita dalam melindungi Bumi,” jelas Khan.

Sebelumnya, inisiatif Ramadhan hijau di Inggris bukanlah yang pertama di kalangan Muslim di barat. Pada 2017, Masyarakat Islam Amerika Utara/Islamic Society of North America (ISNA) meluncurkan kampanye yang mendesak umat Islam, masjid, dan pusat Islam untuk menerapkan praktik dan kebijakan yang ramah lingkungan. Muslim di Greater Toronto Area juga meluncurkan proyek bernama #Waste Ramadan Gratis untuk melindungi lingkungan mereka pada tahun 2017. (fau/aboutislam/foto: metro)

 

Baca juga:

Masjid di Inggris Ini Buka Bank Makanan untuk Warga Dhuafa


Back to Top