Baru Rilis, Ini Tiga Keunggulan Produk PRUlink Syariah Care

gomuslim.co.id – Produk asuransi syariah di Indonesia kini semakin beragam. Salah satunya adalah PRUlink syariah care yang baru-baru ini diluncurkan Unit Usaha Syariah Bank OCBC NISP dan PT Prudential Life Assurance atau Prudential Indonesia.

Menurut Direktur Bank OCBC NISP, Andrae Krishnawan, produk perlindungan jiwa ini sesuai prinsip syariah. Selain itu, PRUlink syariah care juga memberikan perlindungan jiwa sekaligus alokasi investasi sejak nasabah pertama kali membayarkan kontribusinya.

Kerja sama ini sejalan dengan komitmen untuk berkembang bersama nasabah dengan menghadirkan produk perlindungan jiwa dengan prinsip syariah.

“Kehadiran produk baru ini didorong oleh pertumbuhan nasabah syariah yang pesat. Ini dibarengi dengan tingginya kebutuhan masyarakat akan perlindungan jiwa sekaligus investasi dengan prinsip syariah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (14/5/2019).

Sementara itu, Chief Partnership Distribution Officer Prudential Indonesia, David Nugroho mengatakan Prudential Indonesia berkomitmen untuk mendengarkan, memahami dan memenuhi kebutuhan nasabah. Terhadap produk-produk yang berkualitas dan memiliki nilai tambah.

"Sejalan dengan fokus we do wealth, PRUlink Syariah Care merupakan solusi inovatif yang melindungi nasabah dari berbagai risiko finansial serta memberikan pilihan alokasi investasi berdasarkan preferensi nasabah," katanya.

PRUlink syariah care ditujukan bagi masyarakat Indonesia dengan usia pemegang polis minimal 21 tahun. 20 persen kontribusi langsung dialokasikan untuk investasi sejak nasabah pertama kali membayar kontribusi.

 

Baca juga:

Ketua AASI: Wakaf Asuransi Syariah Punya Potensi Besar untuk Berkembang

 

Selanjutnya, produk ini dapat menentukan sendiri besarnya komposisi dari nilai proteksi dan nilai. Komposisi minimal nilai proteksi sebesar 30 persen dan komposisi maksimal nilai investasi yakni sebesar 70 persen. Nasabah memiliki beberapa pilihan manfaat asuransi tambahan (riders) sesuai kebutuhan sebanyak 22 asuransi tambahan.

"Pada 2019, UUS Bank OBCB NISP menargetkan untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis UUS sekitar 20%, kami berharap dengan pilihan baru ini, nasabah dapat mempersiapkan perlindungan jiwa sekaligus invetasi jangka panjangnya sejak dini," jelas Andrae.

Berdasarkan hasil survei literasi yang dilakukan oleh OJK pada 2016, tingkat inklusi (pemanfaatan) masyarakat akan produk dan jasa keuangan syariah masih rendah, hanya sebesar 11,06 persen. (jms/rls)

 

Baca juga:

Gandeng YOAI, Prusyariah Resmikan Bangsal untuk Pasien Remaja Kanker

 

 

 


Back to Top