#Ramadhan2019

Pantai Bangka Jaya Jadi Tempat Favorit Ngabuburit di Aceh Utara

gomuslim.co.id - Pantai Bangka Jaya, di Desa Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh mengundang wisatawan berdatangan untuk menikmati waktu gabuburit. Kebanyakan dari pengunjung berswafoto sambil mengabadikan keindahan pantai yang disebut masyarakat lokal sebagai Pelabuhan Bangka Jaya.

Sebagian remaja putra duduk santai di tepian batu pemecah ombak. Di depan mereka terlihat kail yang diletakkan. Menunggu ikan menggigit umpan. Udara sore semilir angin nan segar. Cuaca terik sepanjang hari seakan sirna diterpa angin langsung dari lautan Samudera Hindia nan membentang luas. Selama Ramadhan, pantai itu menjadi tempat ngabuburit warga lokal. Menunggu waktu berbuka sembari menikmati keindahan pantai nan membentang.

Di sepanjang pantai berdiri pondok pedagang, di sana tersedia aneka makanan ringan. Jika hari umum, pantai ini mulai ramai dikunjungi sepanjang setahun terakhir. Sebelumnya, pantai hanya tempat nelayan menyandarkan perahu. Dikunjungi seadanya oleh penduduk lokal.

Setahun terakhir, mulai ramai pengunjung dari Kabupaten Aceh Utara, Bireuen dan Kota Lhokseumawe. Menjadi destinasi wisata baru dengan spot foto utama mercusuar di ujung dermaga.

 

Baca juga:

Museum Aceh Kembali Gelar Pameran Temporer Bertema ‘Siklus Kehidupan’



Deretan Alat Pemecah Ombak (APO) menjadi daya tarik tersendiri. wisatawan berfoto bersama. Mengabadikan keindahan bebatuan yang diatur sedemikian rupa. Salah seorang pengujung, Mulyadi, menyebutkan obyek wisata itu memiliki daya tarik tersendiri.

Pantai yang dijaga kebersihannya oleh masyarakat lokal membuat pengunjung betah berlama-lama di sana.

“Apalagi, kalau puasa begini, menghabiskan waktu di pantai sembari menunggu waktu berbuka sangat indah. Udara sejuk dengan pemandangan laut yang bersih tenang sungguh menyenangkan,” kata Mulyadi.

Sementara, untuk bermain air, ada baiknya berhati-hati. Terkadang arus pantai terbilang deras, sehingga bagi yang tidak bisa berenang, mudah terseret ombak.

Bagi wisatawan yang membawa anak harus hati-hati dan menemaninya saat mandi di bibir pantai. Seorang pengunjung lainnya, Rahmi Wati, menyebutkan mengunjungi pantai itu karena bersih. “Pantainya bersih, jadi enak untuk bersantai sembari menunggu berbuka,” pungkasnya. (nat/kompas/dbs/foto:kompas)


Back to Top