#Mudik2019

Pengamat Transportasi: Ini 5 Hal yang Wajib Diperhatikan Saat Mudik Pertama Kali

gomuslim.co.id - Mudik menjadi perjalanan yang membutuhkan persiapan lebih dibanding bepergian pada biasanya. Karena saat mudik akan membawa lebih banyak barang dan bersama keluarga.

Berikut panduan mudik menumpang bus pertama kali sesuai yang disarankan oleh pengamat transportasi bus AM Fikri.

Pertama, sebelum mudik, Fikri menyarankan calon pemudik untuk melakukan riset sebelum benar-benar memesan tiket bus untuk mudik. Lantaran belum ada sistem pemesanan online yang terintegrasi untuk memesan tiket bus, dan setiap perusahaan bus menawarkan fasilitas, jadwal keberangkatan, dan harga tiket bus yang berbeda.

“Riset penting agar kenyamanan selama menumpang bus untuk pulang ke kampung halaman dapat lebih maksimal,” tutur Fikri.

Kedua, beli tiket bus. Ada berbagai cara untuk membeli tiket bus, pertama lewat pembelian langsung ke agen bus baik di terminal maupun di luar terminal. Cara ke dua adalah dengan aplikasi online, e-commerce, atau agen perjalanan online.

Khusus pembelian online baiknya konfirmasi lagi pembelian tiket dan ketersediaan kursi lewat nomor telepon perusahaan bus yang banyak beredar di akun media sosial resmi perusahaan bus.

“Hindari membeli tiket bus dari calo, selain lebih mahal tiket bus berisiko tidak asli. Hari Keberangkatan,” tandasnya.

Kemudian, yang Ketiga, datang ke lokasi keberangkatan. Rata-rata bus Antar Kota Antar Provinsi berangkat dari terminal besar. Seperti di Jakarta dari terminal Pulo Gebang, Kampung Rambutan, Pondok Cabe, dan lainnya.

 

Baca juga:

Ini Alasan Moda Transportasi Bus Jadi Incaran Pemudik

 

“Saat membeli tiket bus, tanya di mana lokasi keberangkatan terdekat dari tempat tinggal Anda,” ujarnya.

Selain di terminal, sampai saat ini bus AKAP juga punya titik penjemputan seperti di kantor agen atau di titik kumpul yang seringkali disebut terminal bayangan seperti di Jatibening.

Keempat, waktu makan dan ke kamar kecil. Saat menumpang bus AKAP akan ada waktu istirahat untuk ke kamar kecil dan bersantap. Penumpang biasanya akan diberikan voucher untuk makan saat awal naik, jangan sampai menghilangkan voucher tersebut. Saat Ramadhan, penumpang akan diberi kesempatan untuk makan di restoran atau bisa juga makanan dibungkus.

Dan, Kelima, tiba di lokasi. Semua bus akan berhenti di terminal dari destinasi terakhir. Namun penumpang juga bisa meminta untuk berhenti di titik tertentu sebelum sampai ke terminal bus.

“Kuncinya bertanya dan meminta kepada awak bus saat sudah dekat dengan lokasi tempat tujuan Anda,” pungkas Fikri. (nat/kompas/dbs/foto:merdeka)


Back to Top