Edukasi Calon Jemaah, Ditjen PHU Kembali Produksi Film Manasik Haji dan Umrah

gomuslim.co.id - Setelah memproduksi beberapa film edukasi ibadah haji tahun lalu. Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama tahun ini kembali memproduksi film edukasi haji dan umrah.

Film ini akan mengangkat tematik manasik tutorial penggunaan fasilitas pesawat bagi jemaah haji yang akan mengambil tempat pengambilan gambar di Asrama Haji Sumatera Selatan serta film edukasi umrah yang akan mengambil tempat pengambilan gambar di Kebumen dengan melibatkan influencer "3 Bocah ngapa(k) ya” yang saat ini sedang melambung namanya dan dikanal YouTube.

Menurut Kasubbag Informasi dan Humas Ditjen PHU Abdul Basir, pemilihan pengambilan gambar di Asrama Haji Sumatera Selatan dan Kebumen dengan alasan pemilihan Asrama Haji Sumsel karena asrama haji tersebut merupakan salah satu dari 2 asrama haji yang memiliki fasilitas mock up pesawat penerbangan haji.

‘Pemilihan Asrama Haji Sumsel karena asrama haji tersebut sudah mempunyai mock up pesawat yang dapat digunakan sebagai sarana manasik haji, disamping itu pula letaknya yang tidak jauh dari Jakarta,” jelas Basir melalui pesan singkatnya. Rabu (15/05)

Sebagai informasi, saat ini ada dua asrama haji (embarkasi) haji yang mempunyai mock up pesawat antara lain terdapat di Asrama Haji Sumatera Selatan dan Asrama Haji Sudiang Makassar Sulawesi Selatan.

 

Baca juga:

Ini Empat Hal Utama dalam Pedoman Bimbingan Manasik Haji 1440H/2019M

 

Bocah Ngapa(k) Ya

Sedangkan, untuk produksi film berikutnya adalah film pendek yang bertematik perjalanan ibadah umrah. Kali ini Ditjen PHU akan melibatkan 3 anak yang berasal dari daerah Kebumen dengan logatnya yang khas (ngapak) yang saat ini sedang hits.

Ketiga bocah ini diperankan oleh tiga orang anak kecil yakni Ilham, Azkal dan Fadly yang berbicara dengan menggunakan logat ngapak.

Nantinya, pada tayangan tersebut akan yang dikemas dalam cuplikan-cuplikan humor, ketiga bocah tersebut menampilkan candaan sehari-hari yang dibalut dengan logat bahasa khas daerah dengan mengangkat tema '5 Pasti Umrah' yang dicanangkan oleh Kementerian Agama.

Menurut Basir, alasan pemilihan 3 Bocah Ngapa(k) adalah selain sedang hits juga merupakan murid sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang notabene-nya berada di bawah Kementerian Agama.

“Selain hits di kanal YouTube, mereka juga masih belajar di Madrasah Ibtidaiyah yang masih dibawah naungan Kemenag,” jelas Basir.

Basir berharap film ini dapat dijadikan panduan manasik bagi jemaah haji serta jemaah umrah yang ingin berangkat ke Tanah Suci.

Terkait manasik haji, sebelumnya, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah melalui Direktorat Bina Haji telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten/Kota dan Kantor Urusan Agama Kecamatan serta Pembekalan Ketua Regu dan Ketua Rombongan. Surat yang ditandatangani oleh Direktur Bina Umrah, Khoirizi, telah dikirim ke daerah dan ramai beredar di media sosial.

Surat edaran tersebut berisi empat hal pokok. Pertama bimbingan manasik haji dan kedua pembekalan Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom). Ketiga jadwal pelaksanaan dan keempat pelaporan.

“Manasik haji dilaksanakan 10 kali pertemuan , yaitu 8 kali di Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan, dan 2 kali di Kabupaten/Kota untuk wilayah luar Jawa. Sedangkan di pulau Jawa manasik haji dilaksanakan 6 kali di KUA dan 2 kali di tingkat Kabupaten/Kota,” bunyi salah satu ketentuan dalam surat edaran yang di tandatangani di Jakarta, Senin (15/4/2019). (bimasislam/dbs)

 

Baca juga:

Persiapan Layanan Akomodasi, Katering, dan Transportasi Haji di Saudi Sudah 100 Persen


Back to Top