#Ramadhan2019

Selama Enam Tahun, Keluarga Muslim Ini Bagikan Makanan Buka Puasa Gratis di Philadelphia

gomuslim.co.id - Setiap hari setiap bulan Ramadhan sejak 2013, keluarga Dabbours di Philadelphia telah memasak dan menyumbangkan makanan buka puasa setiap hari secara gratis kepada orang-orang Amerika yang membutuhkan tanpa memandang agama mereka.

"Kami mulai sebagai gudang kosong tetapi, selama bertahun-tahun, telah berkembang untuk mencakup toko kelontong, restoran, dan toko buku," kata Amer Dabbour yang menetap di AS bersama istrinya Dalal setelah meninggalkan Suriah pada tahun 1992, seperti dilansir dari publikasi AboutIslam, Senin, (03/06/2019).

Saudara Amer mendirikan Al-Amana Grocery di bagian belakang Al-Aqsa Islamic Society di lingkungan Olde Kensington di kota Philadelphia. Pada tahun 2003, Amer mengambil alih bisnis dengan putra-putranya, Jawad dan Anas.

Keluarga Dabbour mulai menawarkan makanan selama Ramadhan setelah seorang donatur anonim memberi mereka cara untuk melakukannya enam tahun lalu. Sejak itu, mereka telah menyediakan makan malam tiga menu, gratis, kepada siapa saja yang ingin bergabung dengan mereka.

Para pengunjung sebagian besar adalah Muslim yang beribadah di Masjid Al-Aqsa, tetapi para tetangga dan tunawisma yang ingin bergabung tidak pernah berpaling dan mereka sering menerima hingga 350 tamu.

Baca juga:

Masjid Philadelphia Ini Hadirkan Layanan untuk Pemberdayaan Masyarakat

 

Makan malam itu juga menarik politisi lokal, termasuk mantan Walikota Philadelphia Michael Nutter, yang bergabung dengan mereka untuk Ramadhan selama masa jabatannya.

"Kita semua keluarga di sini, jadi kita tidak bisa menolak siapa pun jika kita punya makanan, kita harus memberikannya. Saya harap kita akan dimaafkan, mengingat apa yang kita lakukan untuk masyarakat dan orang-orang,” jelasnya.

Untuk diketahui, Philadelphia adalah kota terbesar di Pennsylvania, dan kota terpadat ke-6 di Amerika, dengan perkiraan populasi sensus 2018 sebanyak 1.584.138. Selain itu, inti perkotaannya adalah area statistik metropolitan Amerika terbesar ke-8, dengan lebih dari enam juta penduduk pada 2017. Masyarakat Islam Al-Aqsa terlihat saat senja pada 20 Mei 2019, hari ketiga belas Ramadhan.

Menurut sebuah studi tahun 2014 oleh Pew Research Center, 68% dari populasi kota mengidentifikasi diri mereka sebagai Kristen, sedangkan 24% sisanya adalah ateis. Studi yang sama menghitung bahwa agama-agama lain secara kolektif terdiri sekitar 8% dari populasi, termasuk Yudaisme, Budha, Islam, dan Hindu. Konsentrasi Muslim terbesar tinggal di bagian Timur Laut dan Utara kota, Center City, Philadelphia Barat, dan menyebar ke pinggiran kota terdekat.

Komunitas Muslim Afrika-Amerika di Philadelphia telah tumbuh secara substansial selama dekade terakhir. Menurut beberapa statistik, Philadelphia telah melampaui Detroit dan New York City untuk menjadi wilayah metropolitan Amerika dengan proporsi Muslim tertinggi. (fau/aboutislam/dbs)

 

Baca juga:

Kompak! Pemuda Lintas Agama di Jombang Bagikan Takjil Gratis


Back to Top