#Mudik2019

Masuk Arus Balik Lebaran, Pemkot Bekasi Harap Pemudik Tidak Bawa Kerabat

gomuslim.co.id – Musim mudik lebaran 2019 telah usai, saat ini masuk kepada musim arus balik, di mana masyarakat yang mudik ke kampung halaman, akan kembali ke kotanya masing-masing untuk beraktifitas pada rutinitas pekerjaannya. Arus balik ini menjadi moment Urbanisasi bagi para lulusan baru dari kampung menuju Kota untuk mengadu nasib dalam mencari nafkah.

Hal tersebut disampaikan oleh Pemerintah Kota Bekasi melalui Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Ia mengimbau kepada warga yang mudik kekampung halaman agar tidak membawa sanak saudara ke Kota Patriot. Katanya, keberadaan urbanisasi baru dinilai dapat menjadi beban social masyarakat.

“Saya berharap warga yang mudik, agar tidak membawa saudara yaa, karena Bekasi sudah penuh. Saya inginkan yang mendapatkan pekerjaan, warga Bekasi dahulu,” ujar Pepen sapaan akrab Rahmat Effenndi ini di rumahnya Pekayon, Bekasi, Kamis (6/6/2019).

 

Baca juga:

Pemkot Bekasi Lepas 90 Bus dalam Program Mudik Gratis Kemhub RI


Pepen mengatakan, bila berdasarkan kepada persatuand an kesatuan, Urbanisasi di perbolehkan, tidak ada larangan warga Negara untuk bermukin di suatu Kota/Kabupaten. Hanya saja, menurutnya, di setiap daerah memiliki kepadatan masing-masing.

“Di Bekasi itu mas, kepadatannya sudah di mncapai 17.000 perkilometernya lho. Silahkan kalau ingin bawa sanak saudara, tapi saya berharap yang punya ke ahlian khusus dalam suatu bidang yaa, agar seimbang. Warga Bekasi tetap bisa bekerja, dan warga urbanisasi juga bisa bekerja dengan keahlian khususnya itu,” ungkap Pepen kepada gomuslim.

Ia mengungkapkan, apabila warga urbanisasi yang tidak memiliki keahlian khusus, keberadaannya akan bertumpuk karena tidak kunjung mendapatkan pekerjaan di Kota Bekasi. Bahkan ia menyatakan, keberadaannya itu dapat menambah angka pengangguran di Kota Bekasi yang saat ini berjumlah sekitar 150.000 orang dari total penduduk 2,6 Jiwa.

Untuk diketahui, tercatat ada tiga kawasan Industri di Kota Bekasi yakni kawasan Wahab Affan di jalan Sultan Agung, kawasan Kaliabang di Pondok Ungu, dan Kawasan Narogong di Bantargebang.

Bekasi telah berubah menjadi Kota Metropolitan, oleh karenanyalah Kota Bekasi memiliki daya tarik bagi warga pendatang baru dalam mengubah nasibnya. (hmz/gomuslim)

 

 

Baca juga:

Hikmah di Balik Mudik Lebaran


Back to Top