Harga Tiket Pesawat Mahal, Kunjungan Wisatawan ke Papua Turun

gomuslim.co.id - Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Papua, Iwanta Parangin-angin mengakui harga tiket pesawat domestik yang mahal mulai berdampak pada kunjungan khususnya wisatawan mancanegara ke wilayah paling timur Indonesia ini.

“Memang benar dampak kunjungan wisatawan khususnya wisman ke Papua menurun jumlahnya terutama mereka dengan dana terbatas atau backpacker. Dampaknya mulai terasa saat ini, karena wisman tidak lagi bisa mengunjungi wilayah-wilayah di Indonesia tanpa rencana yang matang,” kata Gantang.

Gantang mengakui, biasanya wisman yang berkunjung ke Papua terlebih dahulu berkunjung ke beberapa wilayah dan berakhir di Bali atau Jakarta, sebelum kembali ke negaranya. Namun menurut Gantang, saat ini wisman harus benar-benar merencanakan perjalanannya, terutama bila ingin berkunjung ke Papua, mengingat harga tiket pesawat mahal, sedangkan bila naik kapal laut membutuhkan waktu yang cukup lama.

 

Baca juga:

MUI Sosialisasikan Pariwisata Ekologi dan Religi di Rakernas Raja Ampat

 

Selain itu, dalam kesempatan berbeda, Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo di Waisai, turut mengamini. Ia mengatakan bahwa tingginya harga tiket pesawat ke Papua sangat mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke Raja Ampat.

Dia mengatakan, mahalnya harga tiket pesawat menjadi keluhan insan pariwisata di seluruh wilayah Indonesia bukan hanya Kabupaten Raja Ampat. Yusdi mengakui, setahun terakhir jumlah kunjungan wisatawan asing maupun domestik yang berkunjung ke Kabupaten Raja Ampat mengalami penurunan sekitar 30 persen.

"Banyak wisatawan yang sudah mendaftar untuk berkunjung ke Kabupaten Raja Ampat membatalkan kunjungan karena harga tiket pesawat sangat mahal," ujarnya. (nov/dbs/kompas/kiblat)

 

Baca juga:

Inilah Kampung Zakat Pertama di Raja Ampat Papua


Back to Top