Setelah Lama Tertunda, Menteri Agama Yunani Resmikan Masjid Pertama di Athena

gomuslim.co.id - Menteri Pendidikan dan Agama Yunani, Kostas Gavroglou mengatakan masjid pertama yang pembangunannya disponsori negara yang penyelesaiannya telah lama tertunda, kemungkinan akan mulai digunakan pada September, sekitar tiga tahun setelah pembangunannya disetujui oleh parlemen.

Dilansir Daily Sabah, pelaksanaan pembangunan tertunda-tunda karena menjadi kontroversial, sebab sebagian warga menentang negara membangun masjid di negara di mana Islam menjadi agama minoritas penduduk itu.

Kostas Gavroglou mengatakan, dalam kunjungan ke masjid yang hampir selesai dibangun itu  di pinggiran pusat kota Athena, disertai oleh perwakilan dari komunitas Muslim.

“Teristimewa segera akan ada shalat pertama dipimpin imam masjid Athena. Kami berharap ini akan terjadi paling lambat pada September,” kata Gavroglou seperti pada Minggu, (09/06/2019).

 

Baca juga:

Selama Ramadhan 2019, Masjid Agung Sheikh Zayed Abu Dhabi Catat Kunjungan Lebih dari 1,4 Juta Jamaah


Masjid, yang disetujui oleh anggota parlemen pada Agustus 2016 dan dibangun di daerah industri utama ibu kota, akan menyediakan tempat ibadah resmi untuk komunitas imigran Muslim di negara itu dan untuk wisatawan.

Puluhan ribu migran Muslim tinggal di daerah Athena, dan karena tidak ada masjid mereka terpaksa menggunakan ruang shalat informal di ruang bawah tanah dan toko-toko bekas. Gavroglou mencatat masjid Athena, tidak seperti kebanyakan di Eropa, adalah tempat umum dan bukan tempat ibadah milik pribadi.

“Ini bukan milik siapa pun, karena masjid ini milik kita semua dan kalian semua,” ujarnya. “Di sini, pemiliknya bukan seorang individu, atau komunitas, atau masyarakat atau negara asing,” terangnya.

Proyek yang hampir selesai ini telah disambut dengan lega oleh anggota komunitas Muslim ibu kota.

Sementara itu, Alishba Zahra Rizvi, 19 tahun asal Pakistan yang telah tinggal di Yunani selama empat tahun mengatakan, selama ini penggunaan ruang shalat informal yang tersebar di ibu kota Yunani sering menimbulkan masalah. Pasalnya, penduduk setempat menyatakan tegas keberatan karena Muslim di Yunani ter bilang minoritas.

“Alhamdulillah Masjid sudah jadi dan bisa digunakan. Dengan adanya Masjid pertama di Yunani ini akan menjadi tempat perkumpulan umat Muslim di Yunani. Semua kegiatan perayaan insya Allah kita akan laksanakan di masjid ini,” pungkas Alishba Zahra dengan kebahagiaannya. (hmz/dailysabah)

 

 

Baca juga:

Ini Tiga Kunci Sukses Aceh Kembangkan Destinasi Wisata Halal


Back to Top