#Mudik2019

Menhub: Pelayanan Mudik Lebaran Masih Butuh Evaluasi

gomuslim.co.id - Penyelenggaraan mudik pada masa angkut Lebaran 2019 diakui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi belum maksimal. Pernyataan ini disampaikan menanggapi kritik dari masyarakat yang menyebut perlu ada evaluasi dalam penanganan mudik mendatang.

“Memang apa yang kita lakukan di mudik ini belum maksimal untuk konektivitasnya,” tutur Budi Karya Sumadi, Rabu, (12/06/2019).

Salah satu persoalan yang disoroti kementerian dalam penyelenggaraan masa angkut mudik pekan lalu adalah keterjangkauan atau konektivitas ke daerah-daerah tertentu. Ia mengaku, transportasi untuk pemudik belum sampai di remote-remote area atau wilayah ‘ujung’. 

Selain itu, Budi Karya juga menerima kritik dari sejumlah pengusaha dan pengamat ekonomi tentang pembatasan angkutan barang saat masa mudik. Kritik yang terlontar menyatakan pemerintah seharusnya menemukan skenario lain ketimbang melarang angkutan barang beroperasi di jalan tol. 

 

Baca juga:

Ini Primadona Angkutan Mudik Lebaran 2019

 

Kebijakan ini ditengarai akan merugikan pengusaha. Selain itu, distribusi logistik juga dikhawatirkan tersendat. Salah satu pihak yang menyampaikan kritik tersebut adalah pengamat transportasi dari Universitas Indonesia, Ellen Tangkudung.

"Yang pasti angkutan barang ini saat mudik dikalahkan. Truk logistik pasti enggak boleh lewat. Jangan lupa, bahwa truk itu mengangkut logistik," ucapnya di tempat yang sama.

Dalam hal ini pihaknya menerima segala kritik dan masukan masyarakat. Poin-poin yang dikritisi itu selanjutnya bakal menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan angkutan mudik selanjutnya. (nat/tempo/dbs/foto:alinea)

 

Baca juga:

Jasa Raharja Catat Klaim Asuransi Kecelakaan Turun 80 Persen

 


Back to Top