Pacific Paint Dukung Pengembangan Wisata Religi Pesantren Sirnarasa Ciamis

gomuslim.co.id – Pesantren Sirnarasa di Ciamis, Jawa Barat bekerjasama dengan Pacific Paint mengembangkan wisata religi. Kerjasama ini dibangun untuk menghadirkan pusat kuliner halal, mural-mural islami yang bersifat edukasi, hingga wisata fotografi di sekitar pesantren yang memberikan nilai leisure bagi setiap pengunjung.

Head of Marketing Pacific Paint, Ricky Soesanto mengatakan jika masyarakat biasanya mengenal wisata religi itu ziarah ke makam, maka kali ini yang ada adalah pesantren. “Kita ingin menggabungkan aspek lainnya sebagai aspek wisata," ujarnya.

Menurut Ricky, pemilihan Pesantren Sirnarasa yang dikelola Syekh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Al Qodri QS (Abah Aos) ini karena adanya nilai sejarah tersendiri. "Kalau kenal ulama Jawa Barat, Abah Anom, pendiri Pesantren Suryalaya, Abah Aos ini adalah penerus Abah Anom. Jadi unsur budaya dan historinya sudah mengakar di Jabar," katanya.

Sebagai tahap awal, pihaknya memberikan dukungan berupa pengecatan asrama putra dan putri, madrasah aliyah, dan sekolah dakwah yang kini tengah dibangun di area pesantren. "Hampir 3.000 liter yang kita salurkan. Tapi karena ini progresif tentu akan ada lanjutannya. Kebetulan baru selesai ramadhan dan ada festival religi sekaligus peresmian revitalisasi," jelasnya.  

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Sirnarasa Dadang Mulyawan menuturkan, tak kurang dari 120 ribu jamaah yang datang ke ponpes ini setiap tahunnya. Hal inilah yang kemudian mendorong pengurus ponpes untuk mengembangkan potensi yang ada di pesantren ini.

 

Baca juga:

Pesantren Ini Padukan Dakwah dengan Wisata Religi

 

Terlebih dari 25 hektar luas area ponpes yang dimiliki, baru 7 hektar di antaranya yang telah dikembangkan. Saat ini, pihaknya sedang membangun sebuah konsep wisata alam yang ada destinasi wisatanya.

"Setiap bulan ada setidaknya 3.000 hingga 5.000 pengunjung yang berkunjung ke pondok pesantren ini.  Mereka datang untuk menghadiri pengajian di pesantren. Ada yang dari Medan, Kalimantan bahkan Papua," katanya.

Sejak 2012, pondok pesantren itu bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata melakukan branding daerah itu sebagai wisata religi. Setiap tahun, pesantren ini rutin menyelenggarakan festival keagamaan. Pada tahun ini, bekerja sama dengan perusahaan cat Pasific Paint diselenggarakan festival religi yang berlangsung pada 12 Juni hingga 13 Juni.

Festival Religi dimulai dengan karnaval seni dan budaya dengan menampilkan berbagai kearifan lokal seperti bazar makanan khas Tasikmalaya, kerajinan tangan serta hasil pertanian. Festival ini juga menggambarkan ragam budaya tradisional dan kesenian masyarakat berbasis keislaman yang dikemas secara modern sebagai upaya untuk berinovasi dalam menyampaikan syiar Islam. (jms/kompas/dbs)

 

Baca juga:

Ancol Akan Bangun Masjid Apung Sebagai Ikon Wisata Religi Jakarta pada 2020


Back to Top