Dishub Kota Banda Aceh Terapkan Transaksi Non Tunai di Pelabuhan dan Terminal

gomuslim.co.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh akan menerapkan sistem elektronifikasi dalam penerimaan retribusi. Tahap awal, elektronifikasi ini akan diterapkan pada penerimaan retribusi saat masuk di Pelabuhan Ulee Lheue dan terminal L300 di Luengbata, melalui gate pass system.

Kadishub Kota Banda Aceh, Muzakkir Tulot mengatakan penerapan sistem elektronifikasi dalam penerimaan retribusi itu bertujuan untuk mencegah pungutan liar (pungli). Sistem ini dimaksud juga untuk menyukseskan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang merupakan salah satu poin dalam MoU antara Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh dengan Bank Indonesia (BI) beberapa waktu lalu.

"Ini juga bertujuan agar masyarakat mampu memanfaatkan perubahan zaman yang juga sejalan dengan program smart city Kota Banda Aceh yang terus dikembangkan Wali Kota Aminullah Usman," pungkas Muzakkir.

 

Baca juga:

Bank Syariah Siap Terima Limpahan Aset dari Bisnis Induk di Aceh

 

Kemudian, yang paling penting adalah sistem ini untuk mencegah pungli. Karena, tidak ada pembayaran uang kontan kepada petugas yang menerima retribusi, baik di pelabuhan Ulee Lheue maupun di terminal L300 Luengbata melalui gate pass system.

"Setelah di dua tempat itu, pola penerimaan retribusi ini akan kita lanjutkan di tempat-tempat lainnya," ungkap Muzakkir Tulot.

Sementara itu, dalam implementasi menggunakan uang elektronik dari perbankan akan difasilitasi oleh BI. Tapi, untuk tahap awal pada bulan 7 diluncurkan dan diuji coba dengan menggunakan payment gateway berbasis server atau uang elektronik, sebut Kadishub Muzakkir.

Implementasi nanti di lapangan, semua transaksi penerimaan retribusi saat masuk diwajibkan melalui non tunai.

"Tentunya ini bertujuan untuk transparansi dalam penerimaan retribusi, sehingga setiap terjadinya transaksi secara real time akan ada notifikasi kepada pimpinan, baik itu kepada kadishub atau wali kota, sehingga proses pengawasan jadi lebih mudah. Nanti juga akan dsediakan stan untuk pengisian saldo (top up) dan kartu uang elektronik," pungkas Muzakkir. (nat/serambiindonesia/dbs/foto:tribun)

 

Baca juga:

Unik, Disbudpar Aceh Promo Wisata Lokal Lewat Seni Mural

 

 

 


Back to Top