Kerajaan Saudi Resmi Buka Galeri Seni Pertama di Jeddah

gomuslim.co.id - Setelah 40 tahun lalai, Jeddah Dome, galeri seni pertama yang dibangun di kota pesisir Laut Merah, akan diubah.

Menteri Kebudayaan Pangeran Badr Bin Abdullah Bin Farhan mengatakan Jeddah Dome, yang dibangun pada 1970-an, akan direnovasi bekerja sama dengan Kementerian Urusan Kota dan Pedesaan.

"Kubah akan melanjutkan peran lamanya sebagai benteng pertahanan bagi karya-karya pelukis dan berbagai acara budaya lainnya," katanya, seperti dilansir dari publikasi SaudiGazette, Kamis, (20/06/2019).

Menteri mengunjungi kubah, yang terletak di distrik Sharafiyyah di persimpangan Palestine Road dengan King Fahd Road. Kunjungan menteri dianggap sebagai sinyal untuk menghidupkan kembali kubah, yang merupakan galeri pertama di Arab Saudi di mana pelukis akan mengadakan pameran mereka untuk memamerkan karya-karya mereka kepada publik.

 

Baca juga:

Tarik Wisatawan, Kerajaan Saudi Gelar Festival Jeddah Season 2019

 

Kementerian telah memutuskan untuk memasukkan seni visual dan situs arkeologi dan budaya di antara 16 sektor yang menjadi fokus perhatiannya. Selain itu, Kementerian telah melakukan upaya untuk melestarikan dan merawat situs arkeologi dan bangunan bersejarah dengan baik di seluruh Kerajaan untuk nilai warisan mereka.

Terkait pariwisata, sebelumnya, Festival Jeddah Season telah mengubah tepi ikonik kota menjadi tempat yang ramah bagi pengunjung. Festival Laut dan Budaya selama 41 hari ini menawarkan banyak perayaan dan kegiatan.

Dibuka sejak 8 Juni festival ini menampilkan pertunjukan dan pertunjukan internasional yang disajikan untuk pertama kalinya di Kerajaan. Beberapa di antaranya seperti parade jalanan, pameran seni, pajangan seni 3-D, dan kegiatan air.

Keluarga dapat berjalan-jalan di tepi pantai, mengatur piknik, dan menikmati pemandangan. Mereka juga dapat menuju ke salah satu dari banyak stasiun yang dilengkapi dengan halte bus (gratis) untuk menikmati berbagai kegiatan dan perayaan di setiap wilayah. (fau/saudigazette/dbs)

 

Baca juga:

Pemerintah Arab Saudi Batalkan Izin 'Klub Malam Halal' 


Back to Top