Ini Kesan Dubes Inggris untuk Indonesia Saat Berkunjung ke Pondok Modern Gontor

gomuslim.co.id - Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik akan menanggalkan jabatannya sebagai Dubes Inggris untuk Indonesia beberapa hari lagi. Dalam gelaran perpisahan bersama sejumlah tokoh Nasional, Malik menceritakan pengalamannya selama di Indonesia.

Dia bercerita mengenai kunjungannya ke Pondok Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur, hingga ke Kampung Inggris Pare di Kediri. "Malam yang saya lewatkan di Pesantren Gontor, bicara dengan 4.000 pelajar tentang muslim di Inggris dan apa yang bisa kita pelajari dari satu sama lain. Komitmen mereka mengenai kebebasan telah menjadi inspirasi bagi saya," kata Malik.

 

Baca juga:

KH. Hasan Abdullah Sahal: Ulama Kharismatik Penerus Kepemimpinan Pesantren Modern Gontor

 

"Kiai Hasan jelaskan kepada saya pada malam itu, tanpa adanya kebebasan berpikir dan kebebasan bertindak, maka tidak ada kemajuan. Dan institusi pendidikan dan pendidikan muslim menjadi dasar terbaik atas kemajuan," imbuhnya.

Malik juga meyakini ekonomi Indonesia akan bersaing dengan negara-negara lainnya. Dia juga menilai Indonesia sebagai negara yang menginspirasi masyarakat dunia.

"Saya akan menjagokan Indonesia di Asia ini sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, negara demokrasi terbesar ketiga. Dari sisi ekonomi yang akan menjadi negara dengan ekonomi 10 teratas dalam 10 tahun ke depan. Dan negara yang terlahir dengan perbedaan, baik dari etniknya, bahasanya yang menginspirasi, perbedaan yang memang unik dan juga negara ini memiliki potensi untuk menginspirasi masyarakat dunia," jelasnya.

Turut hadir dalam agenda tersebut, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Wakil Presiden RI era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Boediono, Gubernur DKI Anies Baswedan dan Ketum NasDem Surya Paloh. (nov/dbs/detiknews)

 

Baca juga:

Sambangi Pondok Pesantren Gontor, Tujuh Bule Ini Belajar Islam dan Budaya Indonesia


Back to Top