Ini Tiga Tujuan Buku Pedoman Wisata Halal Jabar

gomuslim.co.id - Konsep wisata halal kian digarap oleh tiap daerah salah satunya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menerima Buku Pedoman Wisata Halal Jawa Barat. Buku ini merupakan hasil perumusan para pemangku kepentingan wisata halal Jawa Barat. Acara penyerahan berlangsung dalam acara Launching Calendar of Event 2019 yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat.

Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat Pribadi Santoso menyerahkan buku tersebut, didampingi Budhiana Kartawijaya sebagai perwakilan tim perumus. Dalam pertemuan ini hadir Kepala Dinas Pariwasata Jawa Barat Dedi Taufik, para bupati dan wali kota, para kepala dinas pariwisata kota dan kabupaten, serta para pelaku wisata.

 

Baca juga:

Ada Enam Event Religi, Pemprov Jabar Luncurkan West Java Calendar of Event 2019

 

Sebelumnya, para pemangku kepentingan wisata halal Jawa Barat Bersama Disparbud melakukan serangkaian pertemuan sebelum, selama dan sesudah Ramadhan lalu.

Kantor BI Jawa Barat memfasilitasi pertemuan ini. Tujuannya adalah untuk membuat suatu pedoman wisata halal Jawa Barat sehingga semua pemangku kepentingan memiliki persepsi yang sama tentang wisata halal.

Kemudian, dalam kata pengantar buku pedoman ini, Gubernur mengatakan, Buku Pedoman Wisata halal Jawa Barat ini memiliki tiga tujuan.

“Pertama, mengoptimalkan potensi pariwisata Jabar melalui pengembangan destinasi pariwisata Jabar secara lebih progresif, terarah dan berkesinambungan,” ujarnya.

Kedua, mengembangkan arah yang lebih sunstantif, aplikatif dan komprehensif bagi stakeholder dalam mengambangkan destinasi wisata halal. Ketiga mensinergikan semua potensi sumberdaya pegiat wisata halal Jawa Barat.

Gubernur berharap agar prinsip wisata halal itu bersifat inklusif, tidak hanya menguntungkan kaum muslim saja, akan tetapi juga untuk kemaslahatan semua kalangan. Selain itu pelaksanaannya juga dilakukan secara bertahap tergantung kesiapan para penyedia barang dan jasa.

Di pihak lain, Kepala Perwakilan BI Jabar Dony P Joewono mengatakan, potensi wisata halal dunia diperkirakan mencapai Rp 3.800 triiun pada 2023. Angka ini meningkat pesat 52% dibandingkan  pada 2017 yan gberjumlah Rp. 2.500 triliun.

“Karena itu kita harus dapat memanfaatkan potensi tersebut tidak hanya sebagai pasar tetapi juga sebagaiprodusen dan pemain sehingga dapat menyerap permintaan pasar halal travel global dengan baik,” papar dia.

Doni berharap, upaya pengembangan pariwisata halal di Jawa Barat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang akan mendorong peningkatan kinerja ekonomi Jawa Barat, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan sumbangan devisa bagi negara dan turut membantu terjaganya kestabilan nilai rupiah. (nat/pikiranrakyat/dbs/foto:muslimobsession)

 

 

Baca juga:

Pacific Paint Dukung Pengembangan Wisata Religi Pesantren Sirnarasa Ciamis

 


Back to Top