Tuai Pro Kontra, Aturan Berbaju Muslim di SDN Gunungkidul Resmi Dicabut

gomuslim.co.id - Setelah sempat viral baru-baru ini, mengenai aturan siswa baru di SDN Karangtengah III Gunungkidul wajib berbaju Muslim telah direvisi berbentuk anjuran. Namun, kini surat edaran berisi anjuran itu juga telah dicabut. 

"Pada pertemuan ini saya menyampaikan revisi (surat edaran tanggal 24 Juni 2019) sekaligus mencabut revisi tersebut," tutur Kepala SDN Karangtengah III, Puji Astuti. 

Pernyataan ini disampaikan Puji usai bertemu dengan wali murid di SDN Karangtengah III, Desa Karangtengah, Kecamatan Wonosari, Gunung Kidul, Rabu (26/06/2019).  Pasca pencabutan revisi tersebut, SD Karangtengah III tidak lagi mewajibkan atau menganjurkan murid untuk mengenakan seragam pakaian Muslim.

Selain itu, untuk keputusan mengenakan seragam pakaian Muslim dikembalikan ke wali murid sesuai pedoman ke Permendikbud No 45 tahun 2014 tentang pakaian seragam sekolah.

 

Baca juga:

Masya Allah, Penelitian Ini Nyatakan Wanita Berhijab Lebih Bisa Dipercaya

 

"Jadi revisi surat edaran yang menganjurkan murid mengenakan seragam pakaian Muslim) dianggap tidak ada, semua wali murid menyetujui dan menerimanya," papar dia.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang wali murid yang hadir dalam pertemuan tersebut, Rini Puspitasari mengatakan bahwa ia sebenarnya mendukung anjuran mengenakan seragam pakaian Muslim bagi siswa di sekolah tersebut.

"Karena anak laki-laki saya kan tidak perlu bawa sarung kalau ke sekolah karena sudah pakai celana panjang," ujarnya.

Rini mengaku akan tetap mengajurkan anaknya mengenakan seragam pakaian Muslim. Bahkan, ia berniat membelikan anaknya seragam berlengan panjang.

"Sebetulnya surat edaran seperti itu tidak perlu dipermasalahkan ya, dan meski revisinya tadi dicabut saya tetap akan membelikan seragam lengan panjang untuk anak saya," ujar Rini. (nat/detik/dbs/foto:jambilink)

 

 

Baca juga:

Begini Anjuran Nabi Tentang Cara Berpakaian Muslimah


Back to Top