Seorang Imam dan Jemaah Jadi Korban Penembakan di Masjid Prancis

gomuslim.co.id- Penembakan bersenjata kembali terjadi di luar sebuah masjid di wilayah barat laut Prancis pada Kamis (27/06/2019) waktu setempat. Penembakan itu melukai seorang imam di masjid tersebut dan seorang warga. Pelaku pun kabur dan ditemukan tewas.

Imam Rachid El Jay terkena empat peluru, sementara seorang jemaah yang bersamanya menderita luka-luka akibat dua peluru. French Council of the Muslim Faith (CFCM) mengatakan, luka-luka yang dialami korban tidak mengancam jiwa.

 "El Jay terkena dua luka peluru di daerah perut dan dua di kaki. Sementara satu jemaah terkena dua peluru di kakinya," tutur pihak CFCM, seperti yang dilansir dari publikasi Channel News Asia, Jumat, (28/06/2019).

 

Baca juga:

Bantu Korban Penembakan Massal, Dua Kelompok Muslim AS Berhasil Kumpulkan Dana 80 Ribu USD

 

Namun, hingga kini belum diketahui pasti apa motivasi dari peristiwa yang terjadi di kota pelabuhan Brest di Brittany tersebut. Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner mengatakan, telah mengeluarkan perintah untuk meningkatkan langkah-langkah keamanan di sekitar tempat-tempat ibadah di seluruh Prancis.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Brest, Trabelsi Hosny mengatakan imam itu keluar dari masjid bersama seorang temannya ketika seseorang datang dan memperkenalkan diri dan berfoto bersama imam. Pria itu kemudian menembaki imam tersebut dan temannya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat, ketika beberapa tembakan terdengar di depan masjid. Salah satu sumber polisi mengatakan tersangka penembak ditemukan tewas di daerah dekat bandara, sekitar 10 kilometer dari masjid, dengan luka tembak fatal di kepala setelah bunuh diri. (nat/channelnewsasia/dbs/foto:ist)

 

Baca juga:

Bocah Empat Tahun Korban Tragedi di Masjid Christchurch Bangun dari Koma


Back to Top