Bantu Muslimah, Guru Bela Diri di Dunedin Selandia Baru Ini Buka Kelas Gratis

gomuslim.co.id - Seorang guru bela diri di kota Dunedin, Selandia Baru menawarkan kelas gratis khusus untuk wanita yang mengenakan jilbab atau muslim. Ia adalah Bell Murphy, seorang guru bela diri yang berharap kursus ini dapat memberikan pilihan pertahanan wanita Muslim.

“Ini hanya kursus tiga jam yang saya selenggarakan dalam kemitraan dengan asosiasi mahasiswa Oman di sini di kampus,” kata Bell Murphy seperti dilansir dari publikasi Otago Daily Times, Jumat (28/6/2019).

Murphy adalah seorang guru bela diri yang terakreditasi dan telah mengajar di Dunedin selama enam tahun. Dia turut berempati pada muslim yang menjadi korban penembakan pada 15 Maret lalu.

Sebelum dan sesudah tragedi penembakan, wanita Muslim Dunedin menyampaikan kekhawatirannya di media sosial tentang orang-orang yang berjilbab. Karena kekhawatiran tentang Islamofobia, Bell Murphy berjanji untuk menjaga privasi mereka yang hadir. "Lokasi hanya akan diungkapkan kepada mereka yang mendaftar lebih dekat ke waktu," katanya.

Teroris Brenton Harrison Tarrant menewaskan 50 jemaah Muslim dalam serangan 15 Maret saat ia menargetkan masjid Al Noor dan Linwood. Menurut manifesto teroris, Masjid Dunedin Al Huda adalah target asli dari penembakan 15 Maret.

 

Baca juga:

Pemerintah Selandia Baru Beri Izin Menetap bagi Korban Selamat dari Penembakan Christchurch

 

PM Selandia Baru Jacinda Ardern mengunjungi Masjid Al Huda dan pusat pembelajaran awal An-Nur untuk mendukung muslim. Ardern juga bertemu dengan anggota komunitas Muslim dua minggu setelah penembakan.

Murphy sendiri bukan satu-satunya Orang Samaria yang Baik yang menawarkan bantuan kepada umat Islam di Dunedin. Setelah serangan itu, beberapa orang Samaria yang baik meningkatkan upaya untuk memasang pintu keamanan dan kamera CCTV di Masjid Al Huda di Dunedin.

Untuk diketahui, Muslim pertama di wilayah Otago adalah imigran Cina pada akhir 1800. Pada tahun 1995, beberapa keluarga Muslim yang tinggal secara permanen di Dunedin. Seiring berjalannya waktu, jumlah siswa luar negeri terus bertambah dan ada kebutuhan untuk mendirikan sebuah masjid di Dunedin.

Otago Muslim Association Incorporated (OMA) didirikan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan umat Islam di kota Dunedin, wilayah provinsi Otago dan Southland. (jms/otagodailytimes/aboutislam/foto:ilustrasi beladiri muslimah)

 

Baca juga:

Kampanye Toleransi, Gambar PM Selandia Baru Peluk Muslimah Jadi Mural di Melbourne


Back to Top