Urus Sertifikasi Halal Anti Ribet, BPJPH Siapkan Sistem Informasi Halal

gomuslim.co.id Antusiasme pelaku usaha baik UMKM maupun usaha makro untuk memiliki sertifikasi halal tidak bisa dianggap remeh. Namun, proses yang lama dan biaya yang tak sedikit banyak menjadi kendala. Hal tersebut ditampik oleh Kepala Bidang Pengawasan Jaminan Produk Halal BPJPH, Edy Mawardi di Jakarta Convention Center (JCC) Sabtu, (29/7/2019).

“InsyaAllah enggak, kami di BPJPH membuat prosesnya sesederhana mungkin karena sudah ada undang-undang yang membatasi waktunya. Kami juga membuat sistem informasi yang akan mudah dipahami pelaku usaha yakni Sistem Informasi Halal atau SIHALAL” katanya kepada gomuslim.

Edy menyebutkan sistem yang akan dibuat dalam bentuk aplikasi ini akan dirilis sebelum 17 Oktober 2019. Untuk diketahui, SIHALAL merupakan sebuah rancangan sistem yang terintegrasi dan mudah untuk diakses oleh pelaku usaha. Sehingga dengan sistem tersebut dapat memberikan kepastian dan jaminan bagi para pengguna produk atau konsumen akan validitas label halal yang dikeluarkan oleh BPJPH.

 

Baca juga:

Permudah Urus Sertifikasi Halal, LPPOM MUI Luncurkan Sistem Sertifikasi Online 3.0

 

“Tidak sulit sebenarnya, hanya kesadaran masyarakat yang utama untuk memastikan makanan atau apapun yang dikonsumsi itu halal”  tambahnya.

Terkait dengan tarif, saat ini sedang mengajukan usulan besaran biaya ke Kementerian Keuangan.

“Kita dalam menetapkan tarif, adalah tarif yang sudah disahkan kemenkeu. Kerumitan dan besaran usaha tentunya menjadi pertimbangan yang kemungkinan mempengaruhi harga.” tuturnya. Tarif sertifikasi halal untuk UMKM diperkirakan sekitar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta. (nov/gomuslim)

 

Baca juga:

Kajian Halal Indonesia Expo: Ini Tiga Cara Agar Masuk Derajat Takwa


Back to Top