Titik 0 Bumi Akan Lantunkan Alquran Selama Gelaran STQ di Kalimantan Barat

gomuslim.co.id - Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Nasional ke XXV di Pontianak akan menjadikan Kitab Suci Alquran berkumandang selama sepekan di titik 0 derajat bumi. Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan selama sepekan ke depan STQ akan melantunkan ayat-ayat Alquran di titik 0 derajat di lintang utara dan lintang selatan bumi ini.

“Saya berharap, dengan pembacaan ayat suci Alquran di titik 0 derajat bumi ini, kita bisa diberikan kemudahan untuk menggali rahasia Alquran dalam menggali ilmu pengatuhuan dan teknologi, khususnya di bumi Kalimantan Barat," tutur Sutarmidji, Senin (01/06/2019).

Dalam hal ini tentu banyak kajian ilmu pengetahuan yang harus digali di titik 0 derajat lintang utara dan lintang selatan bumi ini. Seperti mengapa di Tugu Khatulistiwa orang bisa dengan mudah mendirikan telur, mengapa lidah buaya bisa tumbuh subur di sekitar kawasan Tugu Khatulistiwa, mengapa bayangan pada siang hari bisa hilang di Tugu Khatulistiwa.

"Itu semua belum tentu perlu kajian yang mendalam dan jika kita kaji, sebenarnya semua itu sudah ada dalam Alquran," ujarnya.

Karena itu, pada kegiatan ini pihaknya akan mendirikan mimbar tilawah pada titik 0 derajat tersebut agar memberikan kesan tersendiri bagi seluruh peserta selama kegiatan.

 

Baca juga:

Ribuan Masyarakat Kalbar Saksikan Majelis Tilawah Dewasa di Ajang STQ Nasional 2019

 

Pemprov Kalbar sebagai tuan rumah juga berharap ayat suci Alquran bisa dilantunkan di sepanjang Sungai Kapuas yang merupakan sungai terpanjang di Indonesia. Dipilihnya lokasi Alun-Alun Kapuas sebagai lokasi utama agar masyarakat bisa beramai-ramai menyaksikannya.

“Ditetapkannya Kalbar sebagai tuan rumah kegiatan STQ Nasional ke XXV, sekitar tujuh bulan yang lalu. Pemprov pun mempersiapkannya semaksimal mungkin. Kegiatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh gererasi muda agar menjadi generasi Qurani,” tandas Sutarmidji.

Selama lima tahun ini pihaknya ingin mencetak 5.000 hafiz yang nantinya akan ditempatkan di masjid-masijid agar lantunanan ayat Alquran ini bisa dilantunkan di setiap masjid dan Alquran melekat di hati.

Ketua Umum STQ XXV tahun 2019, Syarif Kamaruzaman menyebut kegiatan STQ Nasional tahun ini diikuti sebanyak 543 peserta dengan jumlah keseluruhan kontingen sebanyak 1.786 orang.

STQ Nasional ke XXV di Pontianak dibuka pada Sabtu malam (29/06/2019). Pemprov Kalbar sebagai tuan rumah ingin dilantunkannya ayat suci Alquran di sepanjang Sungai Kapuas, di mana Sungai Kapuas ini merupakan yang terpanjang di Indonesia.

“Ini mungkin tidak ada di tempat lain dan tidak dilakukan pada kegiatan serupa di daerah lain,” ujar Sutarmidji.

STQ XXV tingkat Nasional tahun 2019 di Pontianak Kalbar ini akan berlangsung hingga 5 Juli 2019. STQ Nasional XXV Tahun ini mengambil tema “Implementasi Nilai-Nilai Al-Quran untuk Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang Religius, Rukun, dan Damai.

Perhelatan dua tahunan ini akan melibatkan 830 orang, terdiri dari 680 peserta dari 34 provinsi, 75 orang Pengawas, Dewan Hakim, dan Panitera, 50 Peserta Pusat dan 25 orang pendamping. (nat/antara/liputan6/dbs/foto:getborneo)

 

Baca juga:

Seleksi Tilawatil Quran Resmi Dibuka di Pontianak Kalbar

 


Back to Top