Puluhan Stand Makanan Halal Meriahkan STQ Nasional XXV Pontianak

gomuslim.co.id – Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXV di Pontianak Kalbar dimeriahkan 30 Stand Makanan Halal dan puluhan stand pameran kerajinan dan umum. Wali kota Pontianak yang juga Ketua Harian STQ Nasional Edi Rusdi Kamtono menjelaskan bahwa stand makanan halal berlokasi di halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak.

Sedangkan pameran kerajinan dan umum dibuka di area Taman Alun-alun Kapua, diikuti stand Pemprov, unit Eselon I Kementerian Agama, kabupaten dan kota di Kalbar, dan stand UMKM. Stand makanan halal, khusus menyajikan aneka makanan dan minuman. Berbagai makanan, seperti aneka masakan nusantara, mie, bakso, dan sea food, banyak dijual di sana, juga makanan tradisional khas Kalbar seperti bubur pedas, asam pedas, bingke, cincalok, dan lainya.

 

Baca juga:

Urus Sertifikasi Halal Anti Ribet, BPJPH Siapkan Sistem Informasi Halal

 

Kepala Pusat Pembinaan dan Pengawasan Jaminan Produk Halal (JPH) Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Siti Aminah mengatakan, keberadaan stand makanan halal milik UMKM yang difasilitasi pemerintah dalam gelaran acara STQ ini merupakan salah satu bentuk kesungguhan pemerintah dalam membina, memotivasi dan memperkuat pelaku usaha UMKM untuk meningkatkan kualitas produk halal mereka.

“Dengan pameran seperti ini maka UMKM memperoleh informasi, motivasi, dan kesempatan untuk terus meningatkan kualitas produknya," jelasnya.

Sementara salah satu pemilik UMKM dari Palu Sulawesi Tengah, Saiyah, ikut ambil bagian dalam pameran ini dengan menampilkan produk makanan olahan. Saiyah merupakan salah satu contoh pelaku usaha UMKM yang memandang pentingnya standar halal itu. Ia mengatakan bahwa halal adalah  kebutuhan masyarakat sehingga sebagai produsen makanan, ia merasa perlu melakukan sertifikasi halal atas semua produk yang dihasilkannya.

“Adanya sertifkat halal itu sangat penting. Dulu, saat produk saya belum bersertifikat halal, banyak sekali konsumen yang bertanya ini halal apa tidak. Alhamdulillah ya, setelah saya dibantu oleh dinas (pemerintah setempat), maka produk saya dapat bersertifikat halal. Setelah (produknya bersertifikat) halal, alhamdulillah penjualannya meningkat drastis," kisahnya.

Dalam gelaran STQ Nasional kali ini, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) membuka stand Halal Indonesia. Tujuannya untuk  mensosialisasikan regulasi Jaminan Produk Halal kepada masyarakat luas, termasuk bagi UMKM. BPJPH mensosialisasikan regulasi peraturan perundang-undangan tentang JPH. Buku Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang JPH dan Peraturan Pemerintah Nomor 31 tentang Pelaksanaan UU JPH tersedia secara gratis bagi masyarakat yang berkunjung ke stand Halal Indonesia.

“Kami juga menyediakan souvenir bertema "Halal itu Baik" yang disediakan secara gratis juga," kata Kasubbag Humas dan Sistem Informasi BPJPH Muhammad Yanuar Arief. (nov/dbs/kemenag)

 

Baca juga:

Kajian Halal Indonesia Expo: Ini Tiga Cara Agar Masuk Derajat Takwa


Back to Top