Kabar Gembira untuk Muslim Travelers, Kini Harga Tiket Pesawat Turun 50 Persen

gomuslim.co.id - Penurunan harga tiket pesawat khusus LCC sebesar 50% hanya berlaku setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu, pukul 10-14 waktu setempat. Hal itu diumumkan setelah Pemerintah dan para pelaku usaha penerbangan mengadakan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk evaluasi penurunan tiket pesawat sebesar 50% dari Tarif Batas Atas.

Hasilnya, para pihak terkait akan menanggung biaya efisiensi ongkos supaya harga tiket Low Cost Carrier (LCC) bisa lebih murah. Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menyatakan diskon 50% harga tiket pesawat memiliki tiga persyaratan. "Untuk menjamin ketersediaan penerbangan bagi masyarakat, pemerintah akan menyediakan penerbangan murah," kata Susiwijono di Jakarta.

Pertama, syarat penerbangan murah hanya setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Kedua, jam keberangkatan terbatas antara pukul 10.00 sampai 14.00 waktu lokal berdasarkan letak bandar udara. Terakhir, penurunan harga tiket tergantung alokasi kursi dari total kapasitas pesawat. Susiwijono menjelaskan biaya penerbangan akan ditanggung bersama maskapai, pengelola bandara, penyedia bahan bakar, serta navigator udara.

 

Baca juga:

Penerbangan Jemaah Haji Pertama Tiba di Arab Saudi pada 4 Juli 2019

 

Namun, pendetailan jadwal terbang serta beban tanggungan efisiensi biaya masih akan dibahas Rakortas dalam waktu tiga hari. Dia berjanji akan mengumumkan secara detail formulasi harga tiket pada hari Kamis mendatang. Namun, dia menegaskan penurunan tiket pesawat masih cukup signifikan dari persentase total penerbangan.

Apalagi, para pihak terkait sudah membagi komitmen. Bahkan, pemerintah juga menimbang opsi pemberian subsidi untuk menekan ongkos. "Kami menyeimbangkan kepentingan, pemenuhan ekspektasi masyarakat untuk tiket murah dan tetap menjaga keberlanjutan industri penerbangan," ujar Susiwijono.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo menegaskan, pembagian biaya merupakan komitmen bersama. Sehingga, harga tiket yang murah tidak akan mengorbankan sisi keselamatan dari AirNav, maskapai, maupun pengelola bandara. Gatot menjelaskan, pilihan waktu untuk penurunan tiket pesawat telah menghitung utilisasi penerbangan yang lebih sepi (low hours) dari hari reguler.

Dia juga mengungkapkan, kebijakan diskon Tarif Batas Atas berlaku untuk semua maskapai LCC. Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengungkapkan kebijakan bersama untuk penurunan harga tiket pesawat untuk waktu tertentu mencerminkan tiga hal baru. Pertama, pergeseran skema insentif pasar menjadi skema insentif operasional sesuai kebutuhan bandara.

Kedua, keterlibatan pihak terbatas untuk membagi beban biaya, termasuk juga penyedia bahan bakar dan operator. "Terakhir, konsep baru bisa meningkatkan utilisasi jam-jam bandara, yang bisa kompensasi ongkos yang kami bagi," kata Awalludin. (nov/dbs/katadata)

 

Baca juga:

Maskapai Ini Rayakan Penerbangan Pertama Pilot Wanita Saudi


Back to Top