Saham Pemilik Mal Pekanbaru Resmi Masuk Efek Syariah

gomuslim.co.id – Saham pemilik Mall Pekanbaru, PT Bima Sakti Pertiwi Tbk resmi ditetapkan sebagai efek syariah oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penetapan tersebut sebagai tindak lanjut dari penelaahan OJK atas pemenuhan kriteria efek syariah yang disampaikan oleh Bima Sakti Pertiwi.

Hal ini tertuang dalam Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan terkait dengan penetapan Efek Syariah yaitu Keputusan Nomor: KEP-36/D.04/2019 tentang Penetapan Saham PT Bima Sakti Pertiwi Tbk sebagai Efek Syariah.

Adapun sumber data yang digunakan sebagai bahan penelaahan berasal dari dokumen Pernyataan Pendaftaran serta data pendukung lainnya berupa data tertulis yang diperoleh dari Emiten maupun dari pihak–pihak lainnya yang dapat dipercaya.

Menurut Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK, Fakhri Hilmi, terhitung sejak Selasa (25/06/2019) lalu, saham tersebut sudah masuk efek syariah. "Berdasarkan pertimbangan, OJK menetapkan efek berupa saham PT Bima Sakti Pertiwi Tbk sebagai efek syariah dan masuk dalam daftar efek syariah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (02/07/2019).

 

Baca juga:

Masuk Daftar Efek Syariah, Saham CPRI dan HRME Penuhi Kriteria

 

Fakhri menambahkan, meski sudah terdaftar sebagai efek syariah, OJK akan secara berkala mereview daftar efek syariah berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang bersangkutan. "Review atas daftar efek syariah juga dilakukan apabila terdapat aksi korporasi, informasi, atau fakta dari emiten atau perusahaan publik yang dapat menyebabkan terpenuhinya atau tidak terpenuhinya kriteria efek syariah," jelasnya.

Sebelumnya, OJK menetapkan saham PT Golden Flower Tbk sebagai Efek Syariah. Hal tersebut diputuskan dalam Keputusan Dewan Komisioner nomor KEP-33/D.04/2019.

Dalam pengumuman OJK, dikeluarkannya keputusan tersebut adalah sebagai tindak lanjut dari hasil penelaahan OJK terhadap pemenuhan kriteria Efek Syariah atas pernyataan pendaftaran yang dilakukan Golden Flower. (jms/ojk/wartaekonomi)

 

Baca juga:

Tiga Saham Syariah Masuk Daftar Efek Syariah


Back to Top