#KabarHaji

Pengelola Hotel di Makkah Ini Bagikan Kartu Perdana Gratis untuk Petugas Haji

gomuslim.co.id - Bagi seluruh petugas haji Indonesia yang saat ini sudah tiba di Tanah Suci. Hal pertama yang dicarinya adalah kartu perdana yang berasal dari provider lokal.

Kartu perdana lokal itu akan digunakan petugas haji selama bertugas di Arab Saudi. Namun untuk mendaftarkan kartu telepon selular tersebut tidak semudah yang didapatkan seperti kartu perdana di Indonesia.

Di Arab Saudi untuk mendapatkan kartu tersebut harus menunjukkan paspor serta rekam sidik jari. Satu paspor hanya mendapat satu nomor kartu seluler dan pembeli pun harus rela mengantre apalagi saat musim haji. Ini merupakan kebijakan Saudi pasca insiden ledakan di Madinah beberapa tahun lalu.

Hotel Joharji Tower merupakan salah satu hotel yang dikontrak Kementerian Agama sebagai hotel yang diperuntukan tempat tinggal jemaah haji Indonesia saat berada di Makkah.

 

Baca juga:

Kloter Pertama Jemaah Haji Berangkat pada 6 Juli 2019

 

Sebelum digunakan jemaah haji, hotel yang terletak di wilayah Syisyah ini dipergunakan terlebih dahulu sebagai hotel transit bagi petugas haji yang bertugas di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara.

Untuk memudahkan komunikasi, Hotel ini memberikan kartu perdana kepada seluruh petugas haji Indonesia yang transit di hotelnya.

Salah satu petugas haji Titi Hindun mengatakan dirinya senang karena ada pembagian kartu perdana gratis dari hotel, sehingga dirinya tidak perlu lagi pergi ke gerai kartu perdana.

"Ambil aja mas, lumayan ada pulsanya dan gak ngantri lagi," kata Titi kepada petugas yang lain.

Untuk diketahui, berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1440H/2019M yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (Ditjen PHU). Kloter pertama sebanyak 1.800 jemaah akan diberangkatkan ke tanah suci Mekkah pada 6 Juli 2019.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis menjelaskan pada 5 Juli 2019, para jemaah akan memasuki asrama haji. Dari jumlah jemaah tersebut terdapat empat kloter yang akan diberangkatkan.

"Ada empat kloter yang akan diberangkatkan. Dua kloter berasal dari Embarkasi Surabaya (SUB) dan dua kloter berasal dari Embarkasi Batam (BTH)," ujar Yanis. (hajikemenag/dbs)

 

 

Baca juga:

Ini Tiga Pesan Menag untuk Jemaah Haji Indonesia


Back to Top