Pemuka Agama Islam Minnesota AS Dapat Pelatihan Profesional

gomuslim.co.id – Pemuka agama Islam di Minnesota, Amerika Serikat telah mendapatkan program pelatihan professional guna mendapatkan sertifikasi. Pelatihan tersebut biasanya diberikan untuk beberapa pekerjaan top, seperti layanan medis di rumah sakit.   

Imam Abdillahi Mohamud, dari Masjid Omar Sabri dan Islamic Center di Minneapolis menyambut baik adanya pelatihan ini. Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan ide yang baik. "Saya sudah tahu bagaimana menghadapi berbagai jenis orang, dan berbagai masalah. Ini (layanan) diperlukan. Jika saya bisa lulus ujian, saya akan mencoba menjadi pemuka agama," ujarnAya seperti dilansir dari publikasi Star Tribune, Selasa (9/7/2019).

Salah satu pendiri Open Path Resources, Imam Sharif Abdirahman Mohamed mengatakan proyek yang diluncurkan pada musim semi ini jarang terjadi di negara bagian. Open Path Resources sendiri merupakan organisasi nirlaba di Minneapolis yang menciptakan pelatihan tersebut.  

“Ini dirancang untuk memperkenalkan para pemimpin Muslim tentang masalah dan basis pengetahuan yang diperlukan untuk sertifikasi Clinical Pastoral Education (CPE), gelar profesional primer di bidang kapelan. Proyek ini juga untuk menyediakan program magang di mana siswa dapat memperoleh pengalaman langsung di pekerjaan,” kata Imam Sharif.

Meskipun kapelan merupakan akar dalam tradisi Kristen, umat Muslim di Amerika telah menggunakan model ini sebagai cara untuk memberikan panduan berbasis agama dalam konteks kelembagaan, terutama di militer, di kampus, di rumah sakit, dan di fasilitas pemasyarakatan.

 

Baca juga:

Begini Nasib Satu-Satunya Restoran Halal di Westhampton New York

 

Pemuka agama Islam sering melayani Muslim dan non-Muslim untuk memberikan dukungan dan bimbingan spiritual. Dalam beberapa tahun terakhir, pemuka agama telah bertindak sebagai pemimpin intra-institusional untuk pemahaman antaragama yang lebih besar dan keterlibatan masyarakat.

Menurut Association of Muslim Chaplains, sebuah organisasi profesional yang berdiri pada  2011, saat ini, kapelan Muslim di Amerika Serikat telah berpindah dari dakwah menuju fokus pada dukungan dan perawatan pastoral.

Association of Muslim Chaplains, bersama dengan Boston University School of Medicine, pada bulan April merilis sebuah survei tentang para pendeta Muslim di Amerika.

Ditemukan bahwa tantangan termasuk perlunya lebih banyak "lembaga Muslim yang kuat" untuk melakukan pelatihan dan memberikan dukungan keuangan, dukungan pribadi, harapan jender dan iklim sosial. (jms/startribun/aboutislam)

 

 

Baca juga:

Pesantren Madani Amerika Serikat Gelar Program Hafalan Alquran selama Libur Panjang Musim Panas

 


Back to Top