#KabarHaji

Dari London ke Madinah, Delapan Muslim Inggris Ini Berangkat Haji dengan Bersepeda

gomuslim.co.id – Delapan muslim asal Inggris bersepeda dari kota London menuju Kota Suci Madinah, Arab Saudi. Mereka baru tiba di kita Istanbul pada hari Sabtu (13/07/2019) untuk beristirahat dalam perjalanan panjang ibadah haji tahun ini.  

“Perjalanan ini penting dalam banyak hal. Kita semua berada di jalan untuk keyakinan kita. Kami bertemu orang-orang hebat di sepanjang jalan dan kami memiliki kisah-kisah hebat,” ujar Zain Lambat, salah satu anggota kelompok tersebut seperti dilansir dari publikasi Anadolu Agency, Senin, (15/07/2019).

Zain mengatakan bahwa ini adalah perjalanan pertamanya untuk ibadah Haji. Ia bersyukur karena bersama teman sekelompoknya bisa singgah ke banyak tempat. Ia juga menyampaikan berterima kasih kepada orang-orang Turki yang menyambut mereka dengan hangat di kota Istanbul.

“Ke mana pun kami pergi, ada masjid-masjid Turki, dan kami bertemu saudara-saudara Turki. Mereka sangat ramah kepada kami. Jika Anda memiliki niat yang sangat baik untuk berziarah, Tuhan pasti akan membuat jalan Anda lebih mudah. Kami berangkat dengan anggaran yang sangat kecil, tetapi Tuhan memperkenalkan kepada orang-orang yang luar biasa di sepanjang jalan dan menyediakan rezeki kami," jelasnya.

Kelompok yang menyebut diri mereka ‘Tour de Hajj’ ini memulai perjalanan pada 7 Juni 2019 dan diperkirakan akan memakan waktu 60 hari. Mereka berencana mengayuh sepeda melalui 17 negara yang berbeda dengan hanya istirahat untuk melintasi Suriah dan Irak untuk mencapai Mesir dengan pesawat.

Mereka berharap untuk mengumpulkan uang bagi umat Islam yang membutuhkan di seluruh dunia dan meningkatkan kesadaran akan penderitaan mereka.

Selain melakukan perjalanan haji dengan sepeda, mereka juga mengajak umat Islam mengumpulkan dana guna membantu muslim yang membutuhkan di seluruh dunia untuk pembangunan masjid dan sekolah.

 

 

Baca juga:

Lewati 12 Negara, Begini Kisah Satu Keluarga Asal Indonesia yang Naik Haji dengan Bersepeda


 

“Pada 7 Juni, kami berangkat dari London dengan sepeda. Kami berencana untuk mencapai Madinah setelah 4.000 kilometer [2.485 mil] dan tur sepeda selama 60 hari. Sementara itu, kami juga mempunyai misi mengumpulkan £ 500.000 [$ 628.600] untuk membantu orang digunakan di masjid dan sekolah,” kata pesepeda lainnya, Junaid Afzal.

Selain itu, Afzal juga merekomendasikan untuk melakukan ziarah dengan sepeda. Menurutnya semua tergantung pilihan untuk meyakini. “Dalam Alquran disebutkan, ketika Allah berkehendak, maka Dia tinggal memerintahkan ‘Jadilah’. 'Begitulah cara orang memandang kehidupan," ujarnya.

Perjalanan Serupa

Bulan lalu, empat pengendara sepeda asal Kenya dan dua anggota pendukung memulai perjalanan panjang dari Nairobi ke Makkah untuk melakukan haji. Mereka mengumpulkan dana untuk mendidik anak-anak yang membutuhkan di Kenya.

Pada tahun 2018, sebuah keluarga dari lima Muslim Indonesia melakukan perjalanan bersepeda panjang 13.000 km ke Makkah untuk melakukan haji. Pada 2017, seorang Muslim Indonesia lainnya berjalan lebih dari 9.000 kilometer untuk melakukan haji.

Pada 2012, Muslim Bosnia berusia 47 tahun, Senad Hadzic, mencapai kota suci Makkah dengan berjalan kaki untuk melakukan haji. Selama perjalanannya, pria itu berjalan sejauh hampir 3.600 mil (5.900 km) dari desanya di Bosnia ke kota suci Makkah. (jms/anadolu/aboutislam)

 

 

Baca juga:

Masya Allah, Empat Muslim Kenya Ini Bersepeda dari Nairobi ke Makkah untuk Haji

 

 


Back to Top