#KabarHaji

Kerajaan Saudi Siap Distribusikan 8 Juta Salinan Alquran kepada Jemaah Haji

gomuslim.co.id - Kementerian Urusan Islam, Dawah dan Bimbingan Arab Saudi akan mendistribusikan sejumlah buku untuk jemaah haji tahun ini. Buku-buku yang disediakan diantaranya tentang ritual saat masuk ke Kerajaan, serta Alquran Suci dan terjemahan maknanya.

Selain itu, peziarah atau jemaah juga akan ditawari buku panduan pada saat keberangkatan mereka. Program ini bertujuan untuk menyebarkan kesadaran para peziarah dan mempromosikan kepatuhan terkait metode kepercayaan, ibadah, dan perilaku yang benar.

Wakil Sekretaris Departemen Urusan Publikasi dan Penelitian, Sheikh Abdul Aziz bin Mohammed Al-Hamdan, mengatakan bahwa mereka telah menyetujui 52 buku dalam lebih dari 30 bahasa untuk musim haji tahun ini. Dia menambahkan bahwa lebih dari 8 juta salinan Alquran, buku-buku ritual dan manual akan didistribusikan.

“Perpustakaan elektronik Islam telah mengeluarkan sebuah platform yang berisi semua versi tertulis dan audio dari buku-buku Haji dan Umrah ke setiap bandara internasional di Kerajaan, beberapa pusat pelabuhan keluar dan beberapa masjid dan situs-situs penting. Platform tersebut tersedia untuk semua di laman www.islamic-ebook.com,”  ujarnya seperti dilansir dari publikasi Arab News, Kamis (18/07/2019).

 

Baca juga:

Raja Salman Undang Keluarga Korban Serangan Teror di Masjid Christchurch untuk Beribadah Haji

 

Untuk diketahui, Pusat Percetakan Alquran Terbesar di dunia ada di Madinah. Namanya Percetakan Alquran King Fahad milik Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Setiap tahun, lembaga ini memproduksi sebanyak 18 juta eksemplar dan salinannya diterjemahkan ke dalam 78 bahasa, seperti Prancis, Urdu Turki, termasuk Bahasa Indonesia.

Juru Bicara dan Pengawas Percetakan Alquran King Fahad, Hasan Al-Harb, mengatakan, lembaga ini didirikan  pada tahun 1980-an. Dan secara umum, sudah memproduksi 300 juta eksemplar Alquran dan mendistribusikannya ke berbagai negara di seluruh dunia.

"Di sini kami mencetak hingga 18 juta salinan per tahun," katanya.

Dari jumlah tersebut, sembilan juta eksemplar didistribusikan secara cuma-cuma (gratis). Dan sembilan juta lainnya dijual. Ia menegaskan, percetakan Alquran tersebut didirikan oleh Kerajaan Arab Saudi untuk seluruh Muslim di dunia dan atas inisiatif dari Raja Fahad bin Abdul Aziz Al-Suud. (jms/arabnews)

 

 

Baca juga:

Toko-Toko di Saudi Sekarang Tetap Buka 24 Jam

 


Back to Top