Pemerintah Mesir Resmi Buka Dua Piramida dan Mumi Kuno untuk Wisatawan

gomuslim.co.id – Baru-baru ini, Pemerintah Mesir membuka untuk wisatawan dua Piramida kuno yang terletak di Selatan Ibukota Kairo, Mesir. Mesir juga memperkenalkan koleksi Sarkofagus atau tempat penyimpanan jenazah pada masa Mesir kuno, yang baru-baru ini berhasil ditemukan. Pada Sarkofagus itu juga terdapat mumi yang kondisinya masih terawat dengan baik.

Menteri Purbakala Mesir, Khaled Al Anani mengatakan Piramida yang dibuka untuk pertama kalinya itu yakni Piramida Bent Raja Sneferu yakni Piramida dari dinasti ke-4 Forum Mesir. Selain itu, sebuah Piramida yang berada dekat dengan Piramida Bent Raja Sneferu yang akan dibuka kembali bagi pengunjung untuk pertama kalinya sejak 1965.

Khaled menambahkan tim arkeolog telah menemukan Sarkofagus serta sisa tembok kuno yang diperkirakan berasal dari kerajaan tengah sekitar 4.000 tahun lalu. Sarkofagus itu ditemukan dalam sebuah penggalian di necropolis atau kota mati kerajaan Dahshur di Tepi Barat Sungai Nil, wilayah yang terdapat sejumlah Piramida tertua di Mesir.

“Beberapa baru, tanah liat, dan Sarkofagus dari kayu ditemukan dan beberapa berisi mumi dalam kondisi yang baik,” ungkap Kementerian Purbakala Mesir seperti dilansir Daily Sabah, Kamis, (18/7/2019).

 

Baca juga:

Ternyata Mesir Bukan Negara Mumifikasi Tertua, Melainkan Negara Ini

 

Sementara itu, tembok kuno yang membentang sekitar 60 meter di Selatan Piramida Firaun dinasti ke-12 Raja Amenemhat II juga terletak di nekropolis Dahshur. Kementerian Purbakala Mesir mengatakan penemuan benda purbakala juga termasuk alat-alat untuk memotong batu dari era penaklukan Alexander Agung di Mesir pada 332 SM.

Dalam beberapa tahun terakhir, Mesir memang tengah berupaya keras untuk mempromosikan penemuan-penemuan arkeologi untuk menghidupkan kembali pariwisata di negara itu pasca gejolak yang diikuti dengan pemberontakan pada 2011.

Sebelumnya, Untuk mendongkrak angka kunjungan wisatawan pemerintah Mesir, awal Januari 2019 mulai membangun Bandar Udara Internasional Sphinx yang berlokasi di dekat Piramida Giza dan Grand Egyptian Museum.

Duta Besar Mesir untuk Indonesia Ahmed Amr Ahmed Moawad di sela-sela pameran foto bertajuk “Faces of Indonesia in The Eyes of Ambassador of the Arab Republic of Egypt” di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Selasa, (24/04/2019) mengatakan bandara itu merupakan bagian dari rencana Kementerian Pariwisata Mesir untuk memperbaiki akses ke sejumlah situs bersejarah yang menjadi tujuan wisata.

Untuk diketahui, sepanjang tahun 2018, pemerintah Mesir menargetkan kunjungan wisatawan asing sebanyak 12 juta, ternyata target itu mengalami kenaikan 40 hingga 50 persen dibandingkan dengan 2017. Pendapatan pariwisata Mesir pada semester pertama 2018 mencapai US$4,8 miliar (sekitar Rp67,5 triliun).

Dubes Moawad mengajak wisawatan Indonesia berlibur ke Mesir dengan panorama serta detinasi wisata sejarah yang sangat luar biasa. Pertengahan tahun ini tepatnya bulan April hingga Juni merupakan momen paling menyenangkan di Mesir. “Musim semi tentu menjadi hal yang spesial bagi wisatawan karena ada berbagai perayaan di jalanan dan taman-taman kota,” jelas Moawad. (fau/dailysabah/dbs)

 

 

Baca juga:

Gaet Turis Dunia, Mesir Siap Bangun Bandara dekat Piramida Giza


Back to Top