Selamatkan Ratusan Orang Kristen, Imam Nigeria ini Terima Penghargaan dari Pemerintah AS

gomuslim.co.id -  Pemerintah Amerika Serikat telah menganugerahkan 'Penghargaan Kebebasan Beragama Internasional' pertama kepada seorang imam Nigeria berusia 84 tahun yang tanpa pamrih mempertaruhkan hidupnya sendiri untuk berlindung dan melindungi orang-orang Kristen selama serangan Juni 2018 di desa Nghar Yelwa, Nigeria tengah.

Dilansir dari web resmi Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Imam Abubakar Abdullahi tanpa pamrih mempertaruhkan nyawanya sendiri untuk menyelamatkan anggota komunitas agama lain, yang kemungkinan akan terbunuh tanpa campur tangannya.

 “Keberanian Imam Abdullahi dalam menghadapi bahaya yang akan segera terjadi dan sejarah penjangkauannya di berbagai agama menunjukkan komitmen seumur hidupnya untuk mempromosikan pemahaman dan perdamaian antaragama,” tambahnya.

Upacara penghargaan diselenggarakan oleh Sekretaris Negara AS Mike Pompeo. Penghargaan ini menghormati para pembela kebebasan beragama yang luar biasa dari seluruh dunia. Abubakar menerima penghargaan bersama Ivanir dos Santos dari Brasil, William dan Pascale Warda dari Irak, dan Salpy Eskidjian Weiderud dari Siprus.

 

Baca juga:

Masya Allah, Imam Masjid Ini Dinobatkan Sebagai ‘Hero Of The Year’ Versi Koran Nigeria

 

Untuk diketahui, sebelumnya ada laporan yang mengungkapkan bagaimana dia menyelamatkan sekitar 300 orang ketika tersangka gembala Fulani menyerbu sekitar 15 komunitas di Barkin Ladi LGA dan menewaskan banyak orang.

"Saya menyembunyikan wanita di rumah pribadi saya dan setelah itu, saya membawa para pria ke masjid dan menyembunyikan mereka di sana," kata Imam Abubakar pada saat serangan itu.

Setelah penghargaan, Presiden Nigeria Muhammadu Buhari mengatakan pada hari Kamis bahwa ia senang menerima penghargaan yang diberikan kepada Imam Abdullahi.

"Atas nama Pemerintah Federal, Presiden Buhari dengan sepenuh hati memberi selamat kepada Imam Abubakar atas kehormatan yang layak diberikan oleh sebuah agen pemerintah Amerika Serikat yang kredibel dan tangguh," juru bicara Buhari, Garba Shehu.

Lebih lanjut, ia memaparkan Presiden merekomendasikan kebajikan mulia Imam Abdullahi kepada semua ulama, khususnya, dan Nigeria pada umumnya. Dia juga sangat menegaskan komitmen pemerintah ini terhadap kebebasan beragama dan beribadah untuk semua warga Nigeria, sebagaimana dijamin oleh Konstitusi, menekankan bahwa dalam keadaan apa pun agama atau agama apa pun tidak akan dipaksakan pada bangsa. (nov/aboutislam)


Back to Top