#KabarHaji

Seorang Jemaah Haji Indonesia Tertabrak di Jalanan Makkah

gomuslim.co.id – Kepala Daerah Kerja Makkah Subhan Cholid meminta kepada jemaah haji untuk selalu berhati-hati dimana pun berada. Hal tersebut menyusul adanya seorang jemaah yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Kota Makkah, Selasa (23/07) kemarin.

Menurut Cholid, jemaah haji Indonesia yang tertabrak tersebut berasal dari Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG). Ia menyampaikan pelaku penabrak jemaah telah ditangani oleh Kepolisian Arab Saudi.

“Jemaah tersebut telah dibawa ke rumah sakit dan dirawat di sana. Dan yang menabrak juga sudah diproses di kepolisian, dan dia akan bertanggung jawab hingga korban sembuh,” ujarnya, Selasa (23/07/2019).

Ia menjelaskan, insiden tersebut terjadi kemungkinan disebabkan jemaah salah mengantisipasi arah kendaraan di jalanan Kota Makkah. “Yang bersangkutan hendak menyebrang, kemungkinan karena budaya yang berbeda. Biasanya di Indonesia, kendaaraan itu biasanya melaju di jalur yang kiri, di Arab Saudi ini melaju di jalur yang kanan, dia menolehnya ke  sebelah kiri,” jelasnya.

 

Baca juga:

Hari ke-16 Masa Operasional Haji, Ini 11 Orang Jemaah Haji Wafat

 

Subhan berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi. Karena itu, ia mengimbau jemaah haji Indonesia untuk dapat memperhatikan lalu lintas di Arab Saudi. Subhan mengaku pihaknya sudah memberikan video tutorial tentang perilaku berlalu lintas di Arab Saudi yang dapat ditonton jemaah pada pemondokannya masing-masing.

“Kita sudah menayangkan di setiap hotel itu tata cara keselamatan lalulintas bagaimana menaiki kendaraan dan menyebrang jalan, sudah kita tayangkan di setiap hotel itu,” kata Subhan.

Subhan meminta jemaah hati-hati termasuk ketika menggunakan lift di hotel maupun menggunakan eskalator di Masjidil Haram. "Di Masjidil Haram yang naik pakai eskalator juga harus hati-hati. Sempat dikabarkan ada beberapa jemaah yang kainnya terjepit di tangga eskalator sehingga terjatuh. Kami mengimbau jemaah untuk selalu berhati-hati di mana pun berada. Baik di jalan, di hotel, maupun di Masjidil Haram," tutupnya. (jms/kemenag)

 

Baca juga:

Kepala Daker Makkah Minta Jemaah Tidak Paksakan Diri Cium Hajar Aswad


Back to Top