MUI Luncurkan Buku Himpunan Fatwa Mui Edisi Terlengkap dan Himpunan Fatwa Perbankan Syariah

gomuslim.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Penerbit Emir resmi meluncurkan buku Himpunan Fatwa Mui (Edisi Terlengkap) dan Himpunan Fatwa Perbankan Syariah. Peluncuran yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin ini dilaksanakan di sela-sela Rapat Koordinasi Fatwa Komisi Fatwa MUI dan International Annual Conference on Fatwa MUI Studies yang dihelat oleh oleh Komisi Fatwa MUI selama dua hari, 25 sampai 26 Juli 2019 di Hotel Margo, Kota Depok, Jawa Barat.

Acara peluncuran buku ini dihadiri juga oleh Ketua Komisi Fatwa MUI Prof Hasanuddin AF, Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Ni’am Sholeh, pimpinan penerbit Emir (Erlangga Group), serta para alim ulama, dan anggota Komisi Fatwa se-Indonesia. Turut hadir Menteri Kesehatan Nila Moeloek yang kali ini terlihat mengenakan jilbab.

 

Baca juga:

Waketum MUI: Kewajiban Menjaga Fitrah Umat Muslim dengan Konsumsi Makanan Halal

 

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara untuk menyambut Milad MUI yang ke-44, yang jatuh setiap tanggal 26 Juli. Dalam milad kali ini, MUI mengambil tema “Eksistensi Fatwa MUI; Peran dan Tantangan dalam Kancah Internasional”.

KH Ma’ruf mengatakan, peluncuran kedua buku tersebut diperlukan karena produk fatwa MUI terus bertambah banyak, wajar jika bukunya pun tebal.

“Jadi harus dilakukan pencetakan baru,” ujar Kiai Ma’ruf.

Untuk diketahui, buku Himpunan Fatwa MUI (Edisi Terlengkap) berisi fatwa-fatwa yang diputuskan oleh Komisi Fatwa MUI maupun fatwa-fatwa yang dihasilkan di dalam forum Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia. Sedangkan, buku Himpunan Fatwa Perbankan Syariah memuat fatwa-fatwa yang diputuskan oleh Dewan Syariah Nasional MUI, yang merupakan satu lembaga tersendiri di bawah MUI yang juga diberi kewenangan untuk memutuskan fatwa sebagaimana Komisi Fatwa MUI.

Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI adalah kepanjangan tangan MUI yang berfungsi dan berperan dalam menetapkan dan mengawasi prinsip-prinsip syariah pada perbankan syariah maupun lembaga keuangan syariah agar sesuai dengan ketentuan di dalam Al-Qur’an maupun Sunnah (Hadits).

Selain memutuskan fatwa, untuk menjalankan fungsi pengawasan pelaksanaan hal tersebut, DSN juga membentuk Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang ditempatkan di lembaga perbankan syariah maupun di lembaga-lembaga keuangan syariah.

Perbedaan antara fatwa-fatwa yang dihasilkan oleh Komisi Fatwa MUI dengan Dewan Syariah Nasional MUI adalah pada kandungan fatwanya.

Fatwa-fatwa yang dihasilkan Komisi Fatwa MUI memuat fatwa yang terkait dengan amaliah kaum Muslim sehari-hari secara umum. Sedangkan fatwa-fatwa yang diputuskan oleh Dewan Syariah Nasional MUI hanya memuat fatwa-fatwa yang terkait dengan kegiatan kaum Muslim dalam perbankan syariah/perekonomian syariah.

Peluncuran buku tersebut dilakukan atas kerja sama MUI dengan penerbit Emir yang menerbitkan kedua buku itu.

Sementara, menurut Kepala Editor Penerbit Emir Adhika, hal ini dilakukan sebagai bentuk sosialisasi terkait fatwa MUI agar umat Islam sebagaimana mestinya mendapat pencerahan dari tiga sumber yakni Alquran, hadits Rasulullah dan fatwa ulama.

“Kami sudah berkerjasama dengan MUI selama sekitar 8 tahun, dan sudah terbitkan buku 9 buku MUI. Alhamdulillah kerjasama selalu baik, selalu kami perbaharui setiap dua tahun,” tuturnya kepada gomuslim. (nov/gomuslim)

 

 

Baca juga:

Pariwisata Syariah Makin Berkembang, Ini Fatwa MUI Tentang Pedoman Penyelenggaraannya


Back to Top