#KabarHaji

Lebih dari 1 Juta Jemaah Haji Tiba di Saudi

gomuslim.co.id - Datang melalui udara, darat, dan pelabuhan, hampir satu juta jemaah haji telah tiba di kota-kota paling suci Islam, Mekah dan Madinah, untuk melakukan perjalanan haji menurut sebuah laporan oleh Saudi Press Agency (SPA), Gulf Today melaporkan .

“Sekitar 881.229 peziarah dicapai melalui udara, 35.148 melalui darat dan 10.349 melalui laut. Ini mewakili peningkatan 91.440 peziarah (11%), dibandingkan dengan jumlah kedatangan selama periode yang sama tahun lalu,” kata presiden Direktorat Jenderal Paspor Saudi.

Setiap tahun, lebih dari dua juta Muslim berkomitmen untuk haji, sebuah perjalanan spiritual yang mewakili Rukun Islam ke-5 dan salah satu pertemuan tahunan manusia terbesar di planet ini.

Setiap Muslim yang secara fisik dan finansial dapat melakukannya diharapkan melakukan ziarah ini sekali seumur hidup mereka.

Haji mengikuti kalender lunar Hijriah dari ritual Islam dan dengan demikian ia berputar di sekitar tahun Gregorian sepanjang musim cuaca. Tahun ini, haji terjadi dari sekitar 9 hingga 14 Agustus.

 

Baca juga:

Kementerian Haji dan Misk Foundation Luncurkan Program Sukarelawan untuk Layani Jemaah Haji

 

 

Jutaan Muslim

Menurut laporan 2018 dari Otoritas Umum Statistik di Arab Saudi, total 2.371.675 Muslim melakukan haji tahun lalu dalam peningkatan tahunan yang stabil dan substansial selama 92 tahun terakhir.

Jutaan dari 1,8 miliar Muslim di dunia melamar visa haji tetapi karena sistem kuota, tidak semua orang bisa datang karena pemerintah setempat biasanya mengalokasikan 1.000 tempat untuk setiap juta Muslim per negara.

Indonesia adalah negara Muslim terpadat di dunia; dengan demikian, menyediakan jumlah Jemaah haji terbesar. Sekitar 231.000 jemaah haji Indonesia diharapkan untuk melakukan haji tahun ini, termasuk kuota tambahan 10.000 yang diberikan oleh Arab Saudi.

Meningkatnya kuota jemaah haji Indonesia akan memotong daftar tunggu, yang saat ini 40 tahun, menurut Arab News.

Dari dalam Arab Saudi, umat Islam harus mengajukan izin untuk melakukan haji, yang hanya diberikan setiap lima tahun karena keterbatasan ruang.

Tokoh haji

Otoritas haji juga telah meningkatkan kuota India sebesar 30.000, mengangkat angka menjadi 200.000 peziarah per tahun. Kuota yang ditingkatkan berarti bahwa India akan mengirimkan jumlah peziarah tertinggi kedua setelah Indonesia.

Dengan peningkatan lain dalam kuota jemaah haji oleh 5.000, sekarang lebih dari 184.210 Pakistan akan melakukan haji pada tahun 2019, menjadikannya kebangsaan terbesar ke-3 di musim haji 2019.

Selain itu, sejumlah 127.198 jamaah haji dari Bangladesh akan melakukan haji tahun ini. Angka ini menempatkan orang-orang Bengali di posisi ke-4 setelah Indonesia, India, dan Pakistan. (fau/arabnews/dbs/foto: thenational)

Angka-angka berikut menunjukkan lima negara teratas yang memiliki jumlah jamaah haji tertinggi pada tahun 2019:

Indonesia: 231.000.

India: 200.000.

Pakistan: 184.210.

Bangladesh: 127.198.

Nigeria: 95.000.

 

Baca juga:

Hindari Dehidrasi, IDI Imbau Jemaah untuk Banyak Minum Saat Ibadah Haji


Back to Top