Taruna Akmil yang Fasih Empat Bahasa Ini Ternyata Lulusan Pesantren

gomuslim.co.id – Video yang menampilkan sosok Enzo Zenz Allie viral di media sosial. Taruna Akmil keturunan Prancis yang fasih empat bahasa itu menarik perhatian netizen. Ia diajak bicara bahasa Prancis oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Selain fasih berbicara bahasa Prancis, bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Indonesia, Enzo ternyata merupakan lulusan pesantren.  "Ya dia kan sekolah ikut bapaknya sampai SD, setelah itu bapaknya meninggal di Kaledonia dan kemudian diambil ibunya. Ibunya di Jakarta dan oleh ibunya dimasukkan ke pondok pesantren untuk bersekolah SMP hingga SMA," ujar Panglima.

Enzo sendiri lahir di Prancis, tapi pindah ke Indonesia pada usia 13 tahun setelah ayahnya meninggal dunia. Wajah Prancis Enzo berasal dari sang ayah. Ayah Enzo bernama Jean Paul Francois Allie asal Paris. Ibunya bernama Siti Hajah Tilaria asal Sumatera Utara.

"Statusnya WNI karena mulai dari pendaftaran persyaratannya (berstatus WNI) itu jadi diterima. Dari persyaratan saja masuk ke militer harus WNI, kita berbicara masalah persyaratan," kata Panglima.

Hasil tes fisik atau kesamaptaan Enzo juga cukup baik. Dia bisa lari 3.000 meter selama 12 menit. Lalu pull up 19 kali, sit up 50 kali, push up 50 kali dalam waktu 60 detik. Dan, renang 50 meter dalam waktu 1 menit.

 

Baca juga:

Ketua Lakpesdam PBNU: Mahasantri Ma’had Aly Layak Jadi Calon Ulama Masa Depan

 

Dalam akun Instagram @tni_angkatan_darat, Enzi disebut ingin masuk ke kesatuan Kopassus. Enzo yang pernah juara ll renang jarak 50 m di Popda serta juara l lari jarak 400 m dan 800 m di Kejurkab itu.

Saat Sidang Pantukhir Pusat yang dipimpin Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dinyatakan lulus menjadi Taruna Akmil, Magelang, Jumat (2/8). Remaja berusia 18 tahun ini menyatakan ingin jadi prajurit Infanteri dan Kopassus

Saat ini Enzo bersama rekan satu angkatannya akan mengikuti pendidikan Candradimuka mulai 6 Agustus-30 Oktober 2019 di Akmil. Hadi menilai sosok Enzo Zenz Allie memenuhi syarat untuk menjadi prajurit TNI.

"Yah dilihat dari seleksinya memenuhi syarat, yang viral itu pull up-nya, larinya, ya itu dihitung semua secara fisik kemudian psikologinya semuanya memenuhi syarat," ungkapnya. (jms/antara)

 

 

Baca juga:

Tampung Santri dari Mancanegara, Pesantren Modern Internasional Dea Malela Segera Miliki Gedung Baru


Back to Top