Dubai Jadi Pionir Produsen Taksi Otonom Pertama di Dunia

gomuslim.co.id - Dubai sekarang menjadi pelopor global untuk penggunaan kendaraan otonom dan menjadi patokan bagi negara-negara di seluruh dunia, menurut sebuah perusahaan perangkat lunak yang bekerja untuk membuat konsep tersebut menjadi kenyataan.

PTV Group, yang bekerja sama dengan Roads and Transport Authority (RTA) tentang penggunaan mobil yang bisa mengemudi sendiri dan taksi udara di kota itu, mengatakan para pembuat keputusan di Dubai "berani" dan ingin merangkul teknologi terbaru.

Pada bulan April, Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum mengeluarkan resolusi baru untuk mengatur pengujian kendaraan otonom di Dubai.

Resolusi tersebut, inisiatif pertama di wilayah tersebut, merupakan bagian dari fase pertama kerangka kerja legislatif yang diciptakan untuk memastikan efisiensi, keandalan, dan keamanan mobilitas yang cerdas.

Direktur pelaksana PTV Middle East, Andrea Petti, mengatakan bahwa Dubai sekarang menjadi patokan bagi negara dan kota lain yang melihat ke arah yang sama.

 

Baca juga:

Wow, Bank Dubai Tawarkan Hadiah Pulau Pribadi bagi Nasabah Loyal

 

Dia berkata PTV menyediakan solusi perangkat lunak secara global di bidang lalu lintas dan transportasi - baik untuk kebutuhan mendesak maupun untuk mereka yang merencanakan masa depan.

“Di negara-negara seperti Inggris dan Jerman ada banyak ambisi di sekitar kendaraan otonom tetapi Dubai benar-benar perintis dan sekarang menjadi patokan. Para pembuat keputusan di Dubai berani dan ingin menghadapi tantangan dengan pendekatan paling inovatif yang mungkin,” katanya.

Andrea mengatakan pihaknya saat ini melihat bagaimana mobil dan taksi udara dapat masuk ke dalam sistem transportasi Dubai dalam kehidupan sehari-hari  dari efek pada arus lalu lintas hingga keselamatan dan kecepatan.

"Ini adalah waktu yang sangat menyenangkan untuk pengembangan Dubai dan kami ingin berbagi beberapa hasil ini dalam beberapa bulan mendatang,” jelasnya.

Strategi Transportasi Otonomi Dubai bertujuan untuk mengubah 25 persen dari total transportasi di Dubai ke mode otonom pada tahun 2030 dan diperkirakan akan menghasilkan AED22 miliar dalam pendapatan ekonomi tahunan.

Strategi ini juga bertujuan untuk memotong biaya transportasi hingga 44 persen, menghasilkan penghematan hingga AED900 juta per tahun. Ini juga akan membantu menghemat AED1.5 miliar per tahun dengan mengurangi polusi lingkungan hingga 12 persen, serta menghasilkan AED18 miliar dalam pengembalian ekonomi tahunan dengan meningkatkan efisiensi sektor transportasi di Dubai pada tahun 2030.

Diakui sebagai pemimpin pasar, PTV mengembangkan solusi perangkat lunak cerdas untuk logistik transportasi, perencanaan lalu lintas, dan manajemen lalu lintas.

Petti menambahkan pekerjaan kami dengan pemerintah adalah tentang membuat kehidupan kota lebih mudah bagi semua orang dan seperti yang kita tahu lalu lintas adalah bagian besar dari itu.

"Aliran orang ke daerah perkotaan Dubai terus meningkat setiap saat dan sangat penting bagi orang untuk dapat masuk dan keluar dari daerah padat penduduk itu dengan mudah dan aman,” pungkasnya. (fau/arabianbusiness/dbs)

 

 

Baca juga:

Ikuti Expo 2020 Dubai, Produk Halal Indonesia Targetkan Pasar Timur Tengah


Back to Top