Enzo Tetap Ikuti Pendidikan Akmil, Begini Respon Pesantren Al Bayan

gomuslim.co.id – Enzo Zenz Allie akhirnya mendapat kesempatan dari TNI Angkatan Darat (AD) untuk mengikuti pendidikan Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah. Kepastian ini disampaikan langsung SAD Jenderal Andika Perkasa beberapa waktu lalu.  

Andika menegaskan, berdasarkan analisis moderasi kebernegaraan dan agama, Enzo mendapat nilai 84 persen. "Atau nilainya 5,9 dari nilai maksimum 7. Oleh karena itu kami memutuskan tetap mempertahankan Enzo dan seluruh taruna yang kami terima," ujarnya di Jakarta, Selasa, (13/8/2019).

Kabar ini pun langsung direspon pihak Pondok Pesantren Al Bayan, Serang, Banten dengan syukur. Diketahui, pesantren ini adalah almamater Enzo sebelum mengikuti pendidikan Taruna Akmil.

Kepala Sekolah Ponpes Al Bayan, Deden Ramdhani mengatakan pihaknya sangat bersyukur pada Allah SWT atas kabar baik Enzo. “Insya Allah rasa syukur kami ini akan kita wujudkan salah satunya dengan sujud syukur bersama-sama keluarga besar Albayan Anyer," katanya.

Deden menyebutkan, hasil analisis dari TNI bisa menjawab pemberitaan yang sudah berkembang tentang sekolah dan pesantren Enzo. “Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah harga mati bagi kami. Terimakasih TNI," tegasnya.

 

Baca juga:

Taruna Akmil yang Fasih Empat Bahasa Ini Ternyata Lulusan Pesantren

 

Sejak awal, pihak pesantren yakin Enzo akan lolos sebagai anggota TNI. Segala stigma soal sosoknya di media sosial ditampik pihak pesantren dengan doa. Ia juga menilai TNI memiliki banyak perangkat dan sistem yang sangat teruji dan valid dalam menyeleksi calon taruna Akmil.

Ia menegaskan santrinya tersebut jelas-jelas tidak terindikasi terlibat organisasi terlarang HTI. Deden berpesan kepada Enzo agar terus berjuang dan berpegang teguh nilai-nilai akhlakul karimah yang telah dititipkan selama sekolah.

"Jangan lupa berdoa. Insya Allah doa terbaik untuk Ananda Enzo dan untuk seluruh santri kami akan selalu kami panjatkan," tuturnya. (jms/cnn/dbs:foto:serambi)

 

 

Baca juga:

Kreatif, Santri Pesantren Lamongan Ini Buat Kaligrafi Berbahan Sampah Plastik


Back to Top