Wow! Ada Kampung Wisata Alquran di Bandung

gomuslim.co.id - Pemerintah Kota Bandung menggagas pengembangan wisata religi. Salah satu konsep pariwisata yang sedang dikembangkan adalah Kampung Wisata Al-Quran yang akan dibangun di beberapa kelurahan.

Pengembangan wisata ini dimulai dengan peresmian kampung wisata Al-Quran di Jalan Babakan Sari 1, Kelurahan Babakan Sari. Menggandeng perusahaan percetakan Alquran, Syaamil Group, Kampung Wisata Alquran ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan baik di Kota Bandung maupun dari kota lain.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menuturkan, tempat ini nantinya tidak hanya dijadikan kawasan wisata tapi juga tempat mengedukasi masyarakat sekitar dalam membaca dan menghafal Al-Quran. Yana menilai ini adalah bagian mewujudkan visi Bandung Agamis yang dicanangkan Pemkot Bandung.

 

Baca juga:

Syaamil Quran Terbitkan Mushaf Alquran Khusus untuk Jemaah Haji dan Umrah

 

Menurutnya, berkolaborasi antara pemerintah dan pengusaha, nantinya para wisatawan itu bisa mendapatkan penjelasan bagaimana membuat Alquran, bagaimana juga penjelasan soal Al-Quran.

"Jadi Alhamdulillah ini juga mendukung salah satu visi pak wali Kota Bandung untuk Bandung yang agamis,” tutur Yana.

Camat Kiaracondong Rina Dewi Yanti mengatakan, Kampung Wisata Alquran sejalan dengan konsep pariwisata yang tengah dikembangkannya. Khusus di bidang Wisata dan Agamis, Kiaracondong akan menjalankan kampung wisata yang sesuai dengan keunggulan wilayah masing-masing.

“Kampung wisata Alquran ini merupakan wisata kampung yang kami buat bagaimana warga masyarakat di sini bisa mencintai Al-Quran diharap masyarakat juga mampu menjadi hafiz Quran," kata Rina.

Lewat pengembangan Kampung Wisata Al-Quran ini masyarakat umum juga bisa berkunjung melihat salah satu percetakan Alquran terbesar di Indonesia. Ia mengungkapkan, Kampung Wisata Al-Quran ini akan dibangun di enam kelurahan. Dengan konsep bangunan dan dekorasinya bernuansa Timur Tengah dan ornamen pohon kurma dan sebagainya masyarakat sekitar nanti terbiasa mendengar lantunan ayat suci Al-Quran.

Program di atas secara bertahap akan diikuti dengan aksi penataan wilayah dan jalan-jalan di Kiaracondong khususnya di wilayah Babakan sari agar nyaman dan indah dipandang sebagai destinasi wisata, khususnya Wisata Quran serta pembinaan masyarakat sekitar agar tercipta lingkungan (kampung) yang Cinta Al-Quran.

Sementara, Pimpinan Syaami Group, Riza Zacharias mengatakan, percetakannya sudah menjadi destinasi wisata sejak 2015. Banyak rombongan wisatawan yang datang untuk melihat bagaimana proses mencetak Al-Quran di pabriknya secara langsung. Dengan kolaborasi bersama pemerintah, ia berharap pengembangan wisata Al-Quran di Kiaracondong bisa semakin besar.

Riza menuturkan, pihaknya menyediakan area wisata percetakan hingga guru dan tahfidz yang akan mengajarkan kita suci kepada masyarakat sekitar. Program ini juga sejalan dengan program pembinaan yang dijalankan Syaamil Group.

Syaamil group, mengusung visi menjadi perusahaan terdepan dalam membumikan AI-Quran. Beberapa program yang merupakan implementasi dari visi membumikan Al-Quran salah satunya program Semua Bisa Ngaji dengan tema ’kampung Bebas Buta Huruf AI Quran’ dan yang paling populer adalah Wisata Quran.

“Ada program untuk bapak-bapak yang di atas 40 tahun kami bina, guru, Al-Qurannya kami siapkan. Setiap pekan mereka akan belajar dari nol. Bapak-bapak kan biasanya malu segan belajar,” ujar Riza.

Untuk diketahui, tempat ini dibuka untuk umum wisata dan masyarakat yang datang bisa membeli sejumlah paket yang bisa dipilih wisatawan atau masyarakat sekitar, mulai dari yang gratis atau berbayar. (nov/dbs/inilahkoran/idntimes)

 

 

Baca juga:

Alquran dan Sains Ungkap Rahasia Elemen Besi bagi Kehidupan Manusia


Back to Top