BNI Syariah Gelar Literasi Keuangan Syariah Lewat Momentum Kurban

 

gomuslim.co.id - Bekerjasama dengan Yayasan Hasanah Titik (YHT), BNI Syariah mengadakan kegiatan penyaluran hewan kurban melalui lembaga pendidikan. Bertajuk Qurbanku Hasanahku, acara ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi masyarakat, nasabah, maupun karyawan dalam penyaluran hewan kurban secara tepat sasaran dan menjangkau penerima manfaat yang lebih luas.

Agenda ini merupakan kegiatan pengumpulan hewan kurban yang diberikan nasabah, masyarakat, maupun karyawan melalui seluruh Kantor Cabang BNI Syariah. Hewan-hewan kurban itu kemudian disalurkan pada masyarakat yang membutuhkan.

Acara penyembelihan dan penyerahan hewan kurban ini secara langsung dihadiri Pemimpin Cabang BNI Syariah Cabang Astana Anyar bersama segenap karyawan. Berlokasi di Pesantren Persatuan Islam, Jalan Pajagalan No 14-16, Astana Anyar, Bandung, Rabu (14/8/2019).

"Ada yang berbeda dengan acara seremonial kali ini. Dengan adanya kegiatan yang bekerja sama dengan lembaga pendidikan ini BNI Syariah memiliki misi untuk memberikan pengetahuan sejarah yang berkaitan dengan kurban, sekaligus literasi keuangan syariah," kata Pimpinan BNI Cabang Astana Anyar Yulianto Adi Widodo.

 

Baca juga:

Dukung Industri Produk Halal, BNI Syariah Gulirkan Rp 1,2 Triliun Selama 2018

 

Tak hanya itu, para santriawan dan santriwati diberikan pengetahuan sejarah melalui media storytelling dan mendapat pengalaman langsung menyaksikan penyembelihan hewan kurban di sekolah atau lokasi lain yang telah ditentukan.

Sisi menarik lain dari kegiatan Qurbanku Hasanahku yakni unsur green activity yang terlihat kental. Hal itu terbukti dari kemasan daging kurban menggunakan besek bambu dengan bertujuan agar bisa tetap menjaga dan melestarikan lingkungan.

Untuk diketahui, total hewan kurban yang disalurkan melalui kantor BNI Syariah Cabang Astana Anyar ini sebanyak dua ekor sapi.  Selain itu, pihaknya juga melakukan penandatangan MoU dengan Pesantren Persis 1-2 Bandung sebagai bentuk kerjasama dalam hal sosialisasi dan literasi keuangan syariah.

“Ini merupakan bentuk kontribusi dari kita terhadap Pesantren Persis. Tak hanya menindaklanjuti di bidang pendidikan, pembangunan, dan lainnya kegiatan bisa berkembang ke ranah yang lebih luas,” tutur Yulianto.

Dia menjelaskan, pihaknya ingin mempertajam ekspansi keuangan syariah. Sebab, penggunaan literasi perbankan syariah di Kota Bandung ini masih relatif minim. Untuk itu, pihaknya akan sangat terbuka untuk memberikan literasi tentang perbankan syariah itu.

“Dengan memberikan literasi perbankan syariah ini, kami ingin mengajak masyarkat untuk berhijrah dan meninggalkan dosa riba. Dengan kegiatan tersebut, masyarakat bisa memahami literasi perbankan syariah. Dalam menyampaikan pemahamannya harus dilakukan secara perlahan dan lembaga pendidikan juga dinilai perlu diberikan literasi perbankan syariah,” ujar Yulianto.

Sementara itu, Pimpinan Pesantren Persis 1-2 Bandung Dedeng Rosidin mengatakan pihaknya menginginkan agar pesantren ini meningkatkan kestabilan ekonomi, menata keuangan dengan baik, dan memberikan pelayanan terbaik terhadap orang tua para santri.

“Kami ingin pesantren ini paham tentang literasi perbankan syariah ini. Dengan adanya adanya pemahaman akan hal ini diharapkan pesantren mampu membenahi sistem tata kelola keuangan yang baik sehingga dalam memberikan pelayanan terhadap orang tua santriawan dan santriwati dapat dilakukan secara maksimal dan nyaman,” kata Dedeng.

Dia menambahkan, dengan adanya kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan stabilitas ekonomi. Hal itu tentu akan berdampak positif terhadap pesantren yang akan memiliki standar sistem pengelolaan keuangan yang kredibel dan mudah.

“Melihat perjuangan orang tua santri yang harus antre dari subuh hanya untuk membayar SPP, menjadi salah satu faktor yang membuat Pesantren Persis antusias bekerja sama dengan BNI Syariah agar mereka dapat melakukan pembayaran administrasi sekolah dengan mudah tanpa harus antre di pagi hari,” tuturnya. (nov/dbs/bnisyariah/inilahkoran)

 

 

Baca juga:

Fokus Pengembangan Halal Ecosystem, BNI Syariah Alami Petumbuhan Positif


Back to Top